Cegah Penyebaran Corona, Polda Kepri Bentuk 10 Kampung Tangguh Nusantara

Antara ยท Sabtu, 27 Juni 2020 - 01:00 WIB
Cegah Penyebaran Corona, Polda Kepri Bentuk 10 Kampung Tangguh Nusantara
Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman bersama Plt Gubernur Kepri meninjau Kampung Tangguh di Batam, Jumat (26/6/2020). (Foto: Antara)

BATAM, iNews.id – Polda Kepulauan Riau (Kepri) membentuk 10 Kampung Tangguh Nusantara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19). Upaya itu juga

"Tangguh karena 'self assessment', mereka sendiri yang inisiatif. Kami aparat mendukung, semua masyarakat yang mengadakan," kata Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman usai pencanangan Kampung Tangguh di Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat.

Sebanyak 10 lokasi Kampung Tangguh Nusantara yang telah terbentuk di wilayah Kepri, antara lain 4 di Kota Batam, dan 6 lainnya di Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Karimun, Lingga, Natuna dan Kepulauan Anambas.

Kampung Tanggung harus memenuhi empat kriteria, yaitu tangguh kesehatan jasmani dan rohani, tangguh sosial ekonomi dan kemasyarakatan, tangguh keamanan dan ketertiban serta tangguh informasi dan kreativitas.

Pembentukan Kampung Tangguh Nusantara di wilayah Polda Kepri, kata dia, agar masyarakat dapat mempunyai kemampuan dan kemandirian untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di lingkungannya sendiri.

Dia berharap dapat membentuk Kampung Tangguh sebanyak-banyaknya di Kepri.

"Bekerjasama dengan Plt Gubernur Provinsi Kepri selaku Ketua Gugus Tugas Daerah, Danrem 033/WP dan pihak terkait lainnya, kami akan mengupayakan pembentukkan kampung tangguh ini sebanyak-banyaknya di wilayah Provinsi Kepri, hingga nanti hilangnya Covid-19, itulah harapan kita bersama," kata dia.

Insiatif masyarakat dalam pembentukan kampung tangguh dan pondok sehat akan terus kita dukung dan fasilitasi.

Selain membentuk Kampung Tangguh Nusantara, Polda Kepri juga melakukan pengamanan protokol kesehatan di tempat wisata yang sudah buka untuk umum yakni, Pulau Bintan.

"Untuk di Polda Kepri sendiri Kapolda dan Wakapolda telah melakukan peninjauan terhadap penerapan Protokol Kesehatan di pintu masuk Bandara Hang Nadim, pelabuhan dan dilokasi Wisata Lagoi Bintan dan kami melihat bahwa penerapan protokol kesehatan sudah sangat siap dengan SOP yang sudah disimulasikan," kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhardt.

Pada prinsipnya, kata dia, Polda Kepri bersama TNI siap mendukung kebijakan pemerintah pusat dan daerah untuk menciptakan situasi kamtibmas kondusif sehingga masyarakat bisa kembali produktif secara aman dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Menurut Harry, terkait hal ini, pihaknya juga melakukan upaya-upaya pencegahan baik penyemprotan, patroli gabungan TNI-Polri ke lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan keramaian massa.

Plt Gubernur Kepri, Isdianto optimistis pembentukan Kampung Tangguh dapat mempercepat pencegahan penularan Covid-19.

"Dengan adanya kegiatan ini, harapan kita di Provinsi Kepri khususnya di Kota Batam segera menjadi zona hijau, jika hal ini diikuti oleh daerah-daerah lainnya yakin dan percaya zona hijau yang diharapkan tentunya akan terwujud," kata dia.

Dia mengatakan akan mendorong setiap kabupaten dan kota di wilayahnya untuk membentuk kampung tangguh.


Editor : Kastolani Marzuki