Bocah 6 Tahun Meninggal karena DBD, Total 16 Kematian di Sikka

Joni Nura ยท Senin, 20 Juli 2020 - 17:08 WIB
Bocah 6 Tahun Meninggal karena DBD, Total 16 Kematian di Sikka
Para penderita DBD dirawat di RSUD TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, NTT. (Foto: iNews/Joni Nura)

MAUMERE, iNews.id - Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali merenggut nyawa seorang bocah di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kali ini korban anak laki-laki berusia enam tahun, warga Desa Egon, Kecamatan Waigete, yang meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr TC Hillers, Maumere.

Kematian bocah ini menjadi yang ke-16 karena penyakit DBD, sepanjang 2020 di Kabupaten Sikka. Korban meninggal di RSUD dr TC Hillers Maumere, Minggu (19/7/2020) pukul 16.00 Wita.

Isak tangis keluarga dan orang tua pecah saat jenazah bocah itu hendak dimasukkan ke peti jenazah. Usai didoakan, jenazah langsung dibawa ke mobil jenazah untuk disemayamkan di rumah duka korban.

Menurut keluarga korban, Lina, yang juga warga Desa Egon, bocah ini dibawa ke RSUD dr TC Hillers Maumere, Jumat (17/7/2020). Namun, Minggu (19/7/2020), korban mengembuskan napas di rumah sakit itu.

"Bocah itu meninggal dunia akibat demam berdarah. Dia dimakamkan di Desa Egon," ujar Lina, Senin (20/7/2020).

Kematian bocah enam tahun ini menambah daftar panjang korban meninggal akibat penyakit DBD sepanjang tahun 2020. Hingga saat ini, tercatat sudah 16 orang meninggal akibat DBD. Korban didominasi oleh anak-anak.


Editor : Maria Christina