Bayi Kembar Siam Asal Kendari Makin Sehat meski Masih Dirawat di Rumah Sakit

Febriyono Tamenk ยท Rabu, 20 November 2019 - 12:49 WIB
Bayi Kembar Siam Asal Kendari Makin Sehat meski Masih Dirawat di Rumah Sakit
Bayi kembar siam Azila dan Akila makin sehat meski masih dirawat di RSUD Kendari, Sultra. (iNews/Febriyono Tamenk)

KENDARI, iNews.id – Kondisi bayi kembar siam yang berhasil dipisahkan asal Kendari, Sulawesi Tenggara, Aqila dan Azila semakin membaik meski masih dirawat di RSUD Kendari. Namun Azilah masih harus mendapatkan perawatan lebih intensif karena adanya pemasangan plat pada bagian dada.

Menurut ayah bayi kembar, Jayasrin, kedua anaknya sudah lebih sehat dan aktif layaknya anak seumuran. “Aktifitas dan jumlah kosakata yang diucapkan terus bertambah,” katanya, Rabu (20/11/2019).

Saking aktifnya, jika pintu kamar perawatannya dibuka, keduanya ingin buru-buru keluar. Namun dokter menyarankan agar keduanya tidak berada di luar ruangan terlalu lama.

Menurut Jayasrin, kedua anaknya masih harus dirawat di rumah sakit karena tim dokter masih terus memantau perkembangan kesehatannya. Nantinya tim dokter yang akan memutuskan apakah anaknya bisa rawat jalan atau harus tinggal di rumah sakit sementara waktu.

Direktur RSUD Kendari, Amran Rahman mengatakan kondisi Aqilah lebih baik dari Azilah. “Pada dada Azilah ada pemasangan plat yang harus direkonstruksi pada usia delapan atau sembilan tahun, dan sebagian otot perutnya tidak utuh,” katanya.

Maka dari itu, kata Amran, pada Azilah perlu adanya pengeluaran kotoran atau feses yang ada di perut.

Sebelumnya, kedua bayi kembar siam asal Kendari, Akila Dewi Syabila dan Azila Dewi Sabrina menjalani proses pemisahan dada dan perut selama tiga bulan di RSUD Dokter Soetomo Surabaya, Rabu (14/8/2019). Dalam operasi itu Aqila dan Azila ditangani 70 dokter spesialis dan perawat.

Proses operasi yang awalnya diperkirakan memerlukan waktu hingga 12 jam, justru dapat selesai dalam waktu lima jam. Selama menjalani perawatan di RSUD Dokter Soetomo, kedua bayi yang didampingi orang tuanya, Jayasrin dan Silvina Dewi berada di ruang Bobo Kelas Satu Irna Anak.


Editor : Umaya Khusniah