Bayi Kembar Siam Asal Kendari yang Berhasil Dipisahkan di Surabaya Sudah Boleh Pulang

Febriyono Tamenk ยท Sabtu, 16 November 2019 - 03:00 WIB
Bayi Kembar Siam Asal Kendari yang Berhasil Dipisahkan di Surabaya Sudah Boleh Pulang
Bayi kembar siam Akila Dewi Syabila dan Azila Dewi Sabrina yang berhasil dipisahkan oleh tim dokter di RSU Sutomo, Surabaya. (Foto: iNews.id/Febriyono Tamenk)

KENDARI, iNews.id - Bayi kembar siam Akila Dewi Syabila dan Azila Dewi Sabrina yang berhasil dipisahkan di Rumah Sakit Soetomo, Surabaya, Jawa Timur (Jatim) akhirnya diperbolehkan pulang ke kampung halamannya di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (15/11/2019). Meski demikian, keduanya belum dibolehkan pulang ke rumah karena masih harus dirawat di RSUD Kendari akibat gangguan pada tulang dan pencernaan.

Di rumah sakit ini, bayi yang masih berumur 17 bulan ini dirawat secara intensif di ruangan khusus yang telah disterilkan. Meski demikian, keduanya tampak sehat dan aktif melakukan gerakan seperti anak-anak pada umumnya.

Kedatangan mereka RSUD Kendari disambut haru keluarga yang sudah lama menunggu. Sejumlah sejumlah pejabat daerah juga terlihat mengawal kedatangan mereka.

Pihak pemerintah daerah berjanji akan terus melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit hingga kedua bayi itu pulih dan kembali ke rumah.

Sekda Kota Kendari, Nahwa Umar mengatakan pemerintah akan membantu biaya penanganan dan biaya hidup keduanya bahkan pada tahun 2020.

“Yang pasti pesan dokter, keduanya harus dirawat hingga umur 18 tahun dan itu menjadi tanggung jawab pemerintah kota dan provinsi,” katanya saat konferensi pers di RSUD Kendari, Jumat (15/11/2019).

Nahwa mengaku, pemerintah daerah sudah mengidentifikasi rumah tinggal kedua bayi tersebut. Rumah tersebut harus ditangani dulu sesuai dengan protap dari dokter.

“Maka dari itu kami minta keduanya dirawat di sini dulu sambil menunggu rumahnya lebih layak,” katanya.

Ayah bayi kembar siam, Jayasrin tak hentinya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kendari dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah banyak membantu proses pemisahan anaknya dan juga membantu biaya hidup selama di Surabaya hingga proses pemulangan ke kampung halaman.

“Pelayanan di RS Soetomo Surabaya sangat luar biasa, tidak kenal waktu kapanpun kami butuh bantuan,” kata Jayasrin.

Sebelumnya, kedua bayi kembar ini menjalani proses pemisahan dada dan perut selama tiga bulan di Rumah Sakit Dokter Soetomo Surabaya, Rabu (14/8/2019). Dalam operasi itu Aqila dan Azila ditangani 70 dokter spesialis dan perawat.


Editor : Umaya Khusniah