Banjir Landa 17 Desa di Konawe Utara, 1.965 Jiwa Mengungsi

Antara ยท Senin, 22 Juni 2020 - 12:33:00 WIB
Banjir Landa 17 Desa di Konawe Utara, 1.965 Jiwa Mengungsi
Personel Basarnas Kendari dan TNI AD Kodim 1417 Kendari mengevakuasi warga yang terjebak banjir di rumahnya di Desa Puwanggudu, Kecamatan Asera, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Senin (22/6/2020). (Foto: Antara/Humas Basarnas)

ASERA, iNews.id - Banjir melanda 17 desa di enam kecamatan Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), dalam beberapa hari terakhir, menyusul intensitas hujan yang tinggi. Akibatnya, sebanyak 1.105 kepala keluarga (KK) yang terdiri atas 1.965 jiwa penduduk mengungsi ke tempat aman.

"Jumlah warga yang mengungsi tersebut berasal dari 17 desa dan satu kelurahan yang tersebar di enam kecamatan di daerah tersebut," kata Kabag Humas Pemkab Konawe Utara, Aminuddin, Senin (22/6/2020).

Ke-17 desa dan satu kelurahan tersebut di antaranya Puusuli, Puuwonua, Laronaga, Andowia (Kecamatan Andowia), Ponda (Kecamatan Wiwirano), Polora Indah (Kecamatan Langgikima). Kemudian, Tambakua dan Landiwo (Kecamatan Landawe), Sambadete (Kecamatan Oheo), serta Puuwanggudu, Ala Wanggudu, Wanggudu Raya dan Longeo (Kecamatan Asera).

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Konawe Utara dalam beberapa hari ini mengakibatkan beberapa sungai di daerah itu meluap yaitu Sungai Lalindu, Paralaguene, Lasulu, Langgumate dan Kuratao.

Aminuddin mengatakan, Bupati Konawe Utara Ruksamin bersama Forkompimda setempat telah meninjau warga yang terkena musibah banjir. Pemkab Konawe Utrara memberikan bantuan berupa tikar dan bahan makanan. Warga yang terdampak banjir juga diungsikan di tempat hunian sementara yang telah dibangun pemda setempat.

"Warga yang terkena musibah banjir telah diberikan bantuan berupa tikar dan bahan makanan," katanya.

Namun, pemberian bantuan sembako baru di beberapa desa di Kecamatan Andowia dan Asera."Untuk Kecamatan Oheo dan Langgikima mudah-mudahan Senin ini bisa tembus karena ada jalur menuju ke daerah itu yang terputus akibat terendam banjir cukup tinggi," katanya.

Pemkab Konawe Utara juga telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir menyusul banjir yang melanda beberapa bagian wilayahnya sejak Kamis (18/6/2020). Sesuai Surat Keputusan Bupati Konawe Utara Nomor 240 Tahun 2020, status tanggap darurat yang berlangsung 14 hari mulai 17 Juni hingga 30 Juni 2020.

Status tanggap darurat bencana banjir diberlakukan di enam wilayah kecamatan, yaitu Kecamatan Andowia, Kecamatan Asera, Kecamatan Oheo, Kecamatan Langgikima, Kecamatan Landawe dan Kecamatan Wiwirano.

Editor : Maria Christina