1.253 Siswa di Lebak Gedong Diliburkan karena Terdampak Banjir

Antara ยท Senin, 06 Januari 2020 - 11:14 WIB
1.253 Siswa di Lebak Gedong Diliburkan karena Terdampak Banjir
Seorang warga dan anaknya yang terisolir pada Minggu (5/1/2020) keluar dari Kampung Muhara di Kecamatan Lebak Gedong, Lebak, Banten, karena banjir memutuskan jembatan di wilayah itu (Foto: Antara/Weli Ayu Rejeki)

LEBAK, iNews.id - Sebanyak 1.253 siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama negeri di Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, diliburkan karena sekolah dan tempat tinggal mereka terdampak banjir dan tanah longsor pada Rabu (1/1/2020).

"Kami akan membuka pelayanan proses kegiatan belajar mengajar tanggal 12 Januari 2020," kata Abdul Malik di Lebak, Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak, Senin (6/1/2020).

Kecamatan Lebak Gedong termasuk daerah yang paling parah terdampak banjir di Kabupaten Lebak. Bangunan sekolah yang rusak yakni, SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 4, SDN 1 dan SDN II Banjarsari.

BACA JUGA: Banjir Bandang Lebak Banten, Korban Tewas 9 Orang, 17.200 Warga Mengungsi

"Semua sarana pendidikan yang terdampak itu di Kecamatan Lebak Gedong, bahkan SMPN 4 dan SDN II Banjarsari hanyut diterjang banjir bandang dan tanah longsor," kata Abdul Malik.

Abdul menjelaskan, hasil pendataan sementara ada 1.253 siswa, 27 guru dan pegawai tata usaha sekolah di Kecamatan Lebak Gedong terdampak banjir dan longsor.

"Kami berharap pekan ini data guru dan siswa yang terdampak bencana alam sudah bisa diterima dengan akurat," ujarnya.

BACA JUGA: Korban Longsor di Kampung Muara Lebak Terisolasi, Bantuan Disalurkan Lewat Udara

Selama diliburkan, ada petugas yang melakukan kegiatan pemulihan trauma bagi anak-anak korban banjir dan tanah longsor di posko-posko pengungsian.

"Kami belum bisa belajar, karena gedung sekolahnya hanyut," ucap Wahid, siswa SMPN 4 Lebak Gedong.


Editor : Nani Suherni