"Pintu dapur terbuka, tetangga-tetangga di situ melakukan pencarian dan akhirnya ditemukan anak tersebut," ujar Ketua Relawan Bencana Malinau, Anwar.
Jenazah korban sempat dibawa ke rumah sakit sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Sementara itu, banjir yang merendam sejumlah desa di Kabupaten Malinau terjadi sejak Rabu pagi dan hingga kini belum sepenuhnya surut.
Banjir dipicu oleh meluapnya Sungai Malinau dan Sungai Mentarang setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait