Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI Nurdin dan Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan BNPP RI Edi Nurhabad saat meninjau rencana pembangunan jalan lingkar Krayan dan ruas Krayan-Malinau. (Foto: ist)

NUNUKAN, iNews.id – Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) mempercepat pembangunan konektivitas di kawasan perbatasan Kalimantan Utara dengan menargetkan ruas jalan yang menghubungkan Malinau, Nunukan, hingga Krayan dapat diselesaikan pada akhir 2028.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam peninjauan titik nol rencana pembangunan jalan lingkar Krayan dan ruas Krayan-Malinau oleh Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI Nurdin dan Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan BNPP RI Edi Nurhabad, bersama Gubernur Kalimantan Utara dan Bupati Nunukan, Rabu (7/10/2026).

Nurdin mengatakan, percepatan pembangunan konektivitas menjadi salah satu perhatian utama dalam kunjungan tersebut.

“Tadi kami hadir melihat langsung titik nol rencana pembangunan jalan lingkar Krayan dan juga jalan Krayan-Malinau sebagai bagian dari jalan sejajar perbatasan. Bapak Menteri Dalam Negeri berharap supaya jalan ini bisa selesai di akhir tahun 2028,” ujar Nurdin.

Menurutnya, pembangunan ruas jalan Malinau-Nunukan-Krayan diarahkan untuk mendukung keterhubungan kawasan perbatasan sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap pusat-pusat pelayanan dan aktivitas ekonomi.

Selain meninjau rencana pembangunan jalan, BNPP RI juga mengunjungi lokasi rencana pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Long Midang. Nurdin menjelaskan, pembangunan PLBN tersebut merupakan salah satu program prioritas nasional yang telah memperoleh persetujuan Presiden untuk dituntaskan.

“Di samping itu, kami tadi berkunjung ke lokasi rencana pembangunan PLBN Long Midang, di mana PLBN ini juga menjadi salah satu program prioritas nasional yang sudah disetujui oleh Bapak Presiden untuk kita tuntaskan pembangunannya,” kata Nurdin.

Edi Nurhabad menegaskan pembangunan jalan Malinau-Nunukan-Krayan akan disusun dengan target yang terukur agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dalam kurun waktu 2027 hingga 2028. “Untuk tindak lanjut masalah jalan, kita akan rencanakan di 2027 sampai 2028 harus finish,” ujar Edi.

Edi menjelaskan, target pembangunan akan dibagi berdasarkan termin dan capaian berkala. Ia menyebut, target pembangunan pada 2027 akan diarahkan mencapai sekitar 50 persen dari keseluruhan sasaran dan menjadi pijakan untuk menyelesaikan pekerjaan pada 2028.

“Kalau dihitung-hitungan dua tahun, kan berarti tahun 2027 harus 50 persen dari seluruh sasaran yang harus dibangun untuk mencapai Malinau, Nunukan, sampai ke Krayan,” ujar Edi.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network