MADIUN, iNews.id - Pemerintah Kota Madiun terus mengembangkan destinasi wisata dan meningkatkan perekonomian masyarakatnya. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah melakukan penataan kawasan publik seperti alun-alun dan salah satu pusat perekonomian yang ada, yaitu Pasar Kawak.
Hal tersebut disampaikan Plt Wali Kota Madiun Bagus Panuntun, usai melakukan pengecekan langsung ke dua lokasi yang berada di pusat Kota Madiun itu bersama Sekretaris Daerah Soeko Dwi Handiarto dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Jumat (29/5/2026).
Menurut Bagus, revitalisasi terhadap alun-alun dan Pasar Kawak akan menjadi fokus pembenahan penataan perkotaan sekaligus peningkatan layanan publik.
Sebagai langkah awal, pembenahan kawasan alun-alun akan dimulai dengan revitalisasi saluran drainase yang selama ini menjadi penyebab banjir di kawasan tersebut jika hujan turun. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata penyebabnya adalah gorong-gorong yang ambrol di bagian tengah saluran sehingga perlu dilakukan pembaruan secara total.
“Ini kita benahi. Kemarin kita punya kendala gorong-gorong yang banjir. Ada salah satu di tengah gorong-gorong itu yang ambrol. Ini mau kita benahi sekaligus gorong-gorongnya kita perbarui,” katanya usai memantau kawasan alun-alun Kota Madiun.
Selain itu, Pemkot Madiun juga sedang menyiapkan masterplan baru penataan kawasan alun-alun. Kawasan tersebut nantinya dirancang menjadi destinasi baru dengan konsep yang lebih modern, bersih, dan terintegrasi dengan kawasan Bogowonto.
Kawasan Bogowonto sendiri juga merupakan lokasi ikonik di Kota Madiun yang berada di antara alun-alun Kota Madiun dan Pasar Kawak yang memiliki nilai historis tersendiri, sehingga antara alun-alun, Bogowonto, dan Pasar Kawak akan menjadi satu kesatuan destinasi wisata perkotaan.
Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait