“Masyarakat maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas Gunung Ile Lewotolok,” katanya.
Selain pembatasan radius, warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya sekunder akibat aktivitas gunung api. Terkait dampak abu vulkanis, Badan Geologi mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker pelindung, serta melindungi mata dan kulit guna menghindari gangguan pernapasan seperti ISPA. Warga juga diminta menutup tempat penampungan air agar tidak tercemar material erupsi.
Hingga kini, aparat dan instansi terkait terus melakukan pemantauan intensif serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna mengantisipasi potensi dampak lanjutan dari peningkatan aktivitas Gunung Ile Lewotolok.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait