Status Gunung Ile Lewotolok naik ke Level III Siaga setelah aktivitas erupsi dan aliran lava meningkat tajam dalam dua pekan terakhir. (Foto: PVMBG)

LEMBATA, iNews.idAktivitas vulkanis Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meningkat tajam. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meningkatkan statusnya dari Level II Waspada menjadi Level III Siaga mulai Minggu (18/1/2026) pukul 11.00 WITA.

Peningkatan status ini dipicu lonjakan signifikan aktivitas kegempaan dan erupsi yang terpantau dalam dua pekan terakhir. Evaluasi dilakukan berdasarkan pemantauan visual dan instrumental secara intensif di lapangan.

Plt Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah melihat tren peningkatan aktivitas vulkanik yang sangat tajam.

“Berdasarkan data pemantauan visual dan instrumental, aktivitas Gunung Ile Lewotolok menunjukkan peningkatan tajam, maka tingkat aktivitas Gunung Ile Lewotolok dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga),” ujar Lana Saria, Senin (19/1/2026).

Data Badan Geologi mencatat, sejak 1 hingga 15 Januari 2026 telah terjadi 2.713 kali gempa erupsi. Kondisi ini diperparah dengan munculnya aliran lava yang mulai keluar dari kawah gunung.

“Teramati aliran lava yang keluar dari kawah G. Ili Lewotolok, yang sebelumnya mengalir di dalam kawah,” katanya.

Hingga saat ini, aliran lava ke sektor barat telah mencapai jarak sekitar 100 meter dari bibir kawah, sementara lontaran material pijar teramati menjangkau radius hingga 300 meter ke arah tenggara.

Seiring status Gunung Ile Lewotolok naik ke Siaga, Badan Geologi mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat dan wisatawan agar mematuhi zona bahaya yang telah ditetapkan.


Editor : Donald Karouw

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network