Oleh karena itu, semua harus mendorong putra dan putrinya agar terus menambah ilmu wawasan demi kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di masa depan.
Adapun bantuan yang diserahkan oleh pihaknya di antaranya, seperti seragam sekolah, buku, pulpen.
"Untuk bantuan yang diberikan berupa peralatan sekolah dan bahan makanan atau sembako. Dan Kopassus tentunya akan terus membantu masyarakat di tengah kondisi Covid-19 seperti saat ini," ujarnya.
Sebelumnya, Tanto Gunawan asal Kampung Jogjogan, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, terpaksa berkeliling kampung untuk mencari baju seragam sekolah bekas ke warga.
Lantaran dirinya tidak punya uang untuk membeli baju sekolah anaknya yang sudah mulai belajar tatap muka di SMKN 1 Bayah.
Namun, seharian mencari baju bekas tersebut, tak satu pun warga atau tetangganya yang bersedia memberikan baju sekolah bekas.
"Saya sudah berkeliling ke rumah tetangga, tapi tidak ada yang punya," ucap Tanto lirih.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait