LEBAK, iNews.id – Sorang pelajar SMP di Kabupaten Lebak, Banten, tewas menjadi korban tabrak lari sopir truk. Kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Nasional, Kampung Tutul, Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Minggu (8/2/2026) malam.
Korban tewas seketika di lokasi kejadian setelah terlindas ban truk saat gagal menyalip.
Mirisnya, berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi, truk yang melindas korban tidak menghentikan lajunya dan terus melanjutkan perjalanan.
Korban diketahui bernama Maulana (16), seorang pelajar asal Kampung Cikasantren, Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang. Saat kejadian, Maulana tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat putih dengan nomor polisi A 2578 RO.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lebak, Ipda Aris Setyawan mengatakan, jajarannya masih mendalami rekaman CCTV di sepanjang jalur nasional untuk melacak identitas truk dan sopirnya.
"Benar telah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan intensif dan mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap identitas pengemudi truk yang melarikan diri," kata Ipda Aris Setyawan, Senin (9/2/2026).
Kronologi Kecelakaan
Peristiwa bermula saat korban melaju dari arah Rangkasbitung menuju Citeras. Tiba di lokasi kejadian, korban diduga berupaya menyalip kendaraan yang berada di depannya. Namun, dari arah berlawanan tiba-tiba muncul truk lain.
Panik melihat kendaraan dari depan, korban mengerem motornya mendadak hingga kehilangan kendali. Motor korban terjatuh ke sisi kiri jalan, tepat saat sebuah truk lain melaju searah di sampingnya.
Nahas, posisi jatuhnya korban tepat berada di jalur perlintasan ban truk tersebut. Akibatnya, korban terlindas dan menderita luka berat yang menyebabkan ia meninggal dunia di tempat.
Sopir truk yang melindas korban justru tancap gas. Truk tersebut tampak melarikan diri ke arah Citeras, meninggalkan korban yang tergeletak di tengah jalan.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait