"Kami terjunkan 10 hingga 20 personel setiap hari dengan peralatan lengkap. Namun, melihat luasnya lahan gambut yang terbakar, cara paling efektif untuk benar-benar memadamkan api adalah menunggu turunnya hujan deras," ungkap Mardi.
Saat ini, warga yang kebun sawitnya ikut terdampak meski berjarak 2 kilometer dari titik awal api, terpaksa melakukan pemadaman mandiri dengan alat seadanya untuk menyelamatkan aset mereka dari amukan si jago merah.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait