Propam Polda NTT periksa anggota Polres Belu yang tembak mati pemuda DPO kasus pengeroyokan di Belu. (Foto: ilustrasi))
Antara

KUPANG, iNews.id - Propam Polda NTT memeriksa anggota Polres Belu, Brigadir RRS yang menembak mati DPO kasus pengeroyokan inisial GYL. Brigadir RRS kini diamankan di Polres Belu.

"Yang bersangkutan saat ini sudah diamankan dan sedang diperiksa oleh Tim Propam dari Polda NTT," ujar Kapolres Belu AKBP Yoseph Krisbianto dihubungi dari Kupang, Rabu (28/9/2022).

Selain Brigadir RSS, delapan orang yang terlibat dalam pengejaran korban juga diperiksa. Mereka adalah 3 anggota Buser Satreskrim Polres Belu, 2 anggota Satintelkam Polres Belu, dan dua anggota Polsek Tasifeto Timur.

Selain memeriksa Brigadir RSS dan delapan polisi, Propam Polda NTT juga menyita senjata api yang dimiliki anggota tim Buser Satreskrim.

Yoseph mengatakan, sebagai kapolres dirinya telah datang melayat ke rumah keluarga korban.

Kasus penembakan ini telah menjadi atensi Polda NTT. Kapolda NTT Irjen Setyo Budianto mengatakan, GYL adalah DPO Polres Belu yang telah buron selama tiga pekan.

"Warga yang tertembak itu orang yang masuk DPO perkara pengeroyokan, dan tertembak saat akan dilakukan penangkapan," katanya.


Editor : Reza Yunanto

BERITA TERKAIT