Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengembangkan sektor pariwisata, mendongkrak jumlah kunjungan, hingga menggerakkan roda ekonomi kreatif daerah. Menurut Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun, paket wisata religi merupakan langkah strategis dalam mengembangkan destinasi wisata tematik yang saling terhubung.
"Selama ini Kota Madiun dikenal dengan kawasan Pahlawan Street Center dan Pahlawan Religi Center. Hadirnya paket wisata religi, diharapkan mampu menjadi daya tarik baru bagi wisatawan sekaligus memperkenalkan sejarah serta nilai-nilai religi kepada masyarakat luas," ungkapnya usai merilis paket wisata religi Kota Madiun, pertengahan Februari 2026 lalu.
Rute yang disajikan juga terhubung satu sama lain. Mulai dari Pahlawan Religi Center (PRC) di kawasan Pahlawan Street Center (PSC), makam dan Masjid Kuncen di Kelurahan Kuncen, hingga makam dan Masjid Taman di Kelurahan Taman Kota Madiun. Bagus menuturkan peluncuran paket wisata religi diharapkan tidak hanya menjadi alternatif destinasi liburan dan edukasi sejarah, tetapi juga membawa effect ganda bagi masyarakat, terutama sektor ekonomi.
"Mulai dari peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, menggeliatkan sektor ekonomi kreatif, hingga memberdayakan UMKM lokal warga setempat agar semakin naik kelas," tuturnya.
Selain itu, hal yang tidak kalah penting dari pengembangan wisata religi adalah penggalian potensi budaya dan sejarah, penguatan UMKM, serta peningkatan kompetensi SDM.
Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait