Pelabuhan tersibuk di Indonesia paling sering digunakan lalu lintas dan bongkar muat kapal (Foto:pbbatam.go.id).
Reza Rizki Saputra

BATAM, iNews.id - Pelabuhan tersibuk di Indonesia paling sering digunakan lalu lintas dan bongkar muat kapal. Dalam kegiatan industri, perdagangan, maupun sarana transportasi. 

Indonesia, sebagai negara kepulauan yang mendapat julukan sebagai poros maritim dunia, memiliki banyak pelabuhan. Dari yang kecil hingga besar, sebagai tempat persinggahan kapal-kapal. 

Pelabuhan berperan penting sebagai pintu masuk orang dan logistik. Sedikitnya ada 2.439 pelabuhan di Indonesia.

Dari jumlah tersebut terdapat beberapa pelabuhan yang masuk ke dalam kategori pelabuhan tersibuk di Indonesia. 

Berikut pelabuhan tersibuk di Indonesia: 

1. Pelabuhan Tanjung Priok

Berada di utara Jakarta dan merupakan pelabuhan paling sibuk di Indonesia sekaligus termasuk salah satu pelabuhan terbesar di Asia Tenggara. 

Berbagai kegiatan, aktivitas bongkar muat peti kemas, mengangkut dan menurunkan barang dari berbagai pulau dan negeri hingga kegiatan mengangkut dan menurunkan penumpang kapal.

Mulanya, Pelabuhan Tanjung Priok dibangun karena adanya pengendapan lumpur di muara Ciliwung pada 1960. Pelabuhan ini dibangun pada akhir abad ke-19, peninggalan pemerintah Hindia Belanda saat itu.

2. Pelabuhan Tanjung Perak 

Berada di Surabaya, Jawa Timur. Luasnya mencapai 951 hektare dengan kapasitas 9 juta TEUs. Pembangunan pelabuhan ini dimulai pada 1910. 

Nama Tanjung Perak berasal dari kata Hujung Galuh. Kemudian pada masa pemerintahan Hindia Belanda, Hujung Galuh berubah menjadi Hujung Perak dan barulah namanya berubah menjadi Tanjung Perak seperti saat ini.

Pelabuhan ini menjadi pusat perdagangan menuju kawasan Indonesia bagian timur. Letaknya yang strategis dan didukung oleh hinterland yang potensial membuat Tanjung Perak menjadi Pusat Pelayaran Interinsulair Kawasan Timur Indonesia. 

Di pelabuhan Tanjung Perak juga terdapat wisata North Quay dengan pemandangan laut dari rooftop bagi pengunjung. Terdapat pula aneka kuliner yang tersedia.

3. Pelabuhan Ketapang

Pelabuhan ini pada dasarnya hanya digunakan untuk tempat berlabuhnya kapal-kapal feri. Lokasinya berada di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Bali melalui Selat Bali.

Setiap harinya, Pelabuhan Ketapang ramai oleh ratusan perjalanan kapal feri yang membawa penumpang menuju Pulau Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk di Bali. 

Selain itu juga memiliki pemandangan alam yang indah. Kemudian, terdapat hal menarik di Pelabuhan Ketapang, yaitu adanya anak logam atau anak yang menyelam dan berusaha mengambil uang yang dilemparkan oleh para penumpang kapal.

4. Pelabuhan Bakauheni

Pelabuhan ini padat akan berbagai kegiatan. Lokasinya di Lampung Selatan. Pelabuhan ini menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. 

Kapal-kapal yang ada di Pelabuhan Bakauheni umumnya melayani penumpang yang hendak menyeberang baik antarkota maupun antarprovinsi. Jasa penyeberangan ini biasanya mengangkut truk-truk, bus penumpang, barang dan kendaraan pribadi.

5. Pelabuhan Batam Center

Tak seperti Harbour Bay, Pelabuhan Batam Center didominasi oleh kapal-kapal pengangkut barang impor maupun ekspor. Sehingga tak heran jika di Pelabuhan Batam Center sering dijumpai barang-barang buatan luar negeri yang dijual dengan harga terjangkau.

Lokasinya berada di pantai utara Pulau Batam, Kepulauan Riau. Selain itu, pelabuhan ini menghubungkan kota Batam dengan Pelabuhan Internasional Singapura dan Pelabuhan Internasional di Johor Bahru Malaysia. 


Editor : Kurnia Illahi

BERITA TERKAIT