Bupati Lebak, Provinsi Banten Iti Octavia Jayabaya. (Foto: Antara)
Antara

LEBAK, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Provinsi Banten menutup seluruh lokasi tujuan wisata saat libur panjang pada 28 Oktober hingga 1 November 2020. Penutupan itu dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19.

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengatakan, objek wisata tersebut dipastikan akan banyak dikunjungi wisatawan sehingga terjadi kerumunan. Kondisi ini berpotensi memicu penyebaran Covid-19 dan meningkatkan jumlah kasus di daerah ini.

"Penutupan lokasi tujuan wisata di Kabupaten Lebak mulai tanggal 28 Oktober sampai 1 November 2020," kata Iti Octavia Jayabaya di Lebak, Sabtu (24/10/2020).

Selama ini, kata dia, pemerintah daerah bekerja keras guna mengendalikan penularan virus corona jenis baru penyebab Covid-19 dengan diterbitkannya Peraturan Daerah Nomor 28 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Dalam perda itu disebutkan, pemberian sanksi denda bagi warga yang melanggar protokol kesehatan sebesar Rp150.000 dan pelaku usaha Rp25 juta.

Selain itu juga, Pemkab Lebak sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten kembali memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sampai dengan 19 November 2020.

"Saya kira penutupan wisata itu sesuai keputusan Pemprov Banten melalui perpanjangan PSBB," katanya.

Bupati menyebutkan, lokasi wisata saat liburan panjang yang ditutup itu di antaranya Pantai Sawarna dan kawasan adat masyarakat Badui. Kedua lokasi wisata tersebut sudah mendunia dan menjadikan kebanggaan masyarakat Kabupaten Lebak dan Banten.

"Kami menutup lokasi wisata itu guna mencegah penularan Covid-19 karena liburan panjang dipastikan akan banyak kerumunan," kata Iti Octavia Jayabaya.


Editor : Maria Christina

BERITA TERKAIT