Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka bersama Wali Kota Madiun, Maidi. (Foto: dok Pemkot Madiun)

"Pemutakhiran data itulah Kota Madiun menjadi yang terbaik. Bukan hanya soal cakupan, tetapi juga waktu yang tepat dalam penyelesaian pendataan. Pembangunan yang semakin cepat itu modal dasarnya adalah data. Kalau data kita valid, akurat, pembangunan juga bisa tepat. Termasuk dalam pembangunan manusia," katanya.

Wali Kota peraih Doktor Bidang Administrasi Publik itu menambahkan, data keluarga juga membutuhkan keakuratan serta pemutakhiran. Sehingga, data dapat dimanfaatkan untuk merancang program pembangunan yang tepat sasaran.

Sebagai pemimpin daerah yang biasa mengambil kebijakan, Maidi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua petugas yang terlibat. Mulai dari menghimpun data di lapangan sampai yang mengolahnya di depan layar. Puncaknya kerja keras tersebut pun berbuah manis berupa penghargaan dari kementerian.

"Pemerintah pusat sudah menentukan tujuan pembangunan berkelanjutan. Ini tidak mungkin terwujud tanpa didukung data yang valid dan akurat. Makanya kebutuhan data ini kita perkuat di Kota Madiun. Terima kasih pada semua petugas yang terlibat," tuturnya.

Meski telah meraih yang terbaik pertama, Maidi berharap penyajian data di Kota Madiun tidak hanya dipertahankan tetapi juga terus ditingkatkan di waktu mendatang. Hal ini agar pembangunan manusia dan berbagai bidang lain dapat berjalan bersama mewujudkan Kota Madiun yang semakin maju mendunia dan berbudaya.


Editor : Rizqa Leony Putri

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network