Serangan pasukan Banten ke Pajajaran butuh waktu perencanaan yang lama hingga sembilan tahun. Selama sembilan tahun itulah Banten menyiapkan taktik, strategi, pasukan, dan peralatan untuk menyerang Pajajaran.
Hal ini setelah sebelumnya beberapa wilayah yang menjadi kekuasaan Pajajaran terlebih dahulu dikuasai. Penyerangan ini didasari pada keinginan Maulana Yusuf untuk turut menyebarkan agama Islam ke daerah pedalaman Banten.
Sejak saat itu, Jawa Barat dikenal oleh banyak orang sebagai daerah penyebaran agama baru.
Serangan Banten ke Pajajaran ini konon bukan merupakan penyerangan biasa. Banten menyerbu ke segala lini Pakuan dan melumpuhkan segala bidangnya. Setelah serangan dan larinya Raja Nilakendra, kian mempersulit posisi Pajajaran dan semakin memperburuk kerajaan.
Pada sebuah sumber Cirebon, dikisahkan Pajajaran lenyap dari permukaan bumi pada tanggal 11 bagian terang bulan Wesaka tahun 1501 saka, yang berarti bertepatan tanggal 11 Rabiul Awal 987 hijriah atau 8 Mei 1579 Masehi.
Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait