Seluruh hasil panen maupun produk olahan dipasarkan kepada warga sekitar. Keuntungan yang diperoleh kemudian digunakan kembali untuk mendukung operasional dan pengembangan urban farming tersebut.
Perkembangan urban farming Buaran Citra Lestari semakin terasa sejak mendapat dukungan dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan BRI Peduli dalam program BRInita (BRI Bertani di Kota).
"Tahun 2025 lalu kita mendapatkan dukungan juga dari program BRInita. Jadi kita dapat bantuan greenhouse dan ruang untuk pengelolaan maggot. Selain itu, kami juga mendapatkan pelatihan-pelatihan seperti pelatihan hidroponik, pelatihan pengolahan ikan lele, pelatihan pengolahan makanan dan minuman juga," tuturnya.
Memasuki 2026, dukungan tersebut terus berlanjut melalui berbagai pelatihan dan penguatan kapasitas kelompok. Di antaranya pelatihan budidaya anggur, pelatihan olahan pascapanen seperti nugget bayam, pelatihan pembuatan kerajinan ecoprint dari daun, hingga pelatihan packaging dan pemasaran produk.
Selain peningkatan keterampilan, program BRInita juga memberikan dukungan sarana dan prasarana. Mulai dari renovasi ruang anggur, pembaruan pintu masuk dan plang kawasan, pemberian benih ikan nila, set benih serta media tanam, hingga kemasan produk untuk hasil pelatihan.
Bagi Ina dan para anggota kelompok, salah satu manfaat terbesar dari program ini adalah keberadaan greenhouse yang membantu meningkatkan kualitas hasil panen. Lebih dari sekadar kegiatan bertani, urban farming ini juga menjadi ruang aktivitas sosial bagi para anggotanya, yang sebagian besar merupakan pensiunan.
Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait