David mengulas, pofesi yang dia lakoni selama ini terkadang merasa sedih. Di saat hari raya Idul Fitri, yang mana semua orang berlebaran bersama. Namun, David hanya mengantarkan pemudik ke pulau Jawa.
"Sulit untuk disampaikan dengan kata-kata. Sedih sekali pokoknya," tutur David.
Disinggung masalah gaji sebagai sopir AKAP, David mengaku, gaji yang diterimanya dari perusahaan cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Cukup untuk makan. Kita juga dapat tambahan gaji. Kita tidak ada boleh izin saat musim lebaran. Kita harus jalani profesi ini dengan senang hati dan rela berlebaran di negeri orang," pungkas David.
Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait