Anggota Polres Tebo membakar rakit dompeng di lokasi penambangan emas tanpa izin (PETI). (Foto: iNews/Budi Utomo)
Budi Utomo

TEBO, iNews.id - Polisi merazia aktivitas tambang emas ilegal di Jalan Kompas Unit VI, Desa Tirta Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi. Operasi memberantas aksi penambangan emas tanpa izin (PETI) ini dilakukan sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

Kasat Reskrim Polres Tebo AKP Rezka Anugras mengatakan, razia ini melibatkan anggota Polres dan Unit Reskrim Polsek Rimbo Bujang. Dua rakit dompeng untuk menambang emas yang ditemukan masih nekat beroperasi dibakar petugas.

"Ya benar, kedua mesin tambang emas ilegal itu kami musnahkan," ujarnya, Selasa (3/5/2022).

Menurutnya, kedua unit rakit dompeng yang dibakar ditemukan berkat laporan masyarakat. Warga sudah resah dengan aksi illegal minning yang letaknya hanya 200 meter dari patok pelestarian Sungai Alai.

Mendapat laporan, Unit Reskrim Polsek Rimbo Bujang langsung mengecek ke lokasi. Saat ditemukan, mesih dompeng sedang tidak beroperasi.

"Kami belum tahu siapa pemilik mesin dompeng itu. Lahannya milik RAH, warga Jalan Kompas," kata Rezka.

Selain melakukan pemusnahan, polisi menyita barang bukti satu unit mesin dompeng, empat keong dan dua alat ayak emas. Pemilik dan pekerja tambang tidak ditemukan di lokasi. Rakit dompeng dibakar agar penambangan emas ilegal itu tidak terulang kembali.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT