LEBAK, iNews.id - Bencana alam yang melanda Kabupaten Lebak, Banten, sejak Desember 2025 hingga 27 Januari 2026 mengakibatkan enam orang tewas serta merusak 146 rumah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyebut curah hujan tinggi disertai angin kencang sebagai faktor utama kejadian tersebut.
Kepala BPBD Lebak, Sukanta menyampaikan bahwa laporan mengenai korban jiwa dan kerusakan rumah sudah diteruskan kepada Sekretaris Daerah. Dia menyampaikan, pendataan masih berlangsung untuk kerusakan material lain termasuk jalan dan jembatan gantung.
“Kami berharap masyarakat dapat mewaspadai cuaca ekstrem itu agar tidak ada korban jiwa,” kata Sukanta, dikutip dari iNews Lebak, Selasa (26/1/2026).
Menurut Sukanta, Pemkab Lebak terus memantau kondisi cuaca ekstrem yang diperkirakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan berlangsung hingga Februari 2026. Dia juga mengingatkan pentingnya menjaga hutan dan ekosistem agar tetap hijau demi mencegah bencana ekologis.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait