Endapan batu bara di bawah Jalan Pantai Amal, Tarakan Timur, Kalimantan Utara, hingga kini masih membara dan mengeluarkan hawa panas serta asap pekat. (Foto: iNews).

Kepala Dinas PUPR Tarakan Fandariansyah mengatakan, terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mempercepat proses penanganan dan pemadaman bara batu bara di bawah jalan.

"Batu bara itu masuk ke dalam tanah dan itu bikin rongga. Nah itu tidak bisa menjangkau dengan alat berat kita sehingga kita perlu koordinasi dengan BPBD, Pertamina, Sucofindo dan lainnya yang mempunyai kemampuan untuk mendeteksi keberadaan batu bara," ujar Fandariansyah.

Sementara itu, kobaran pada endapan batu bara juga berdampak ke lahan di sekitar lokasi. Cuaca panas membuat api turut menjalar ke vegetasi di sekitar area dan menimbulkan kabut asap.

Petugas masih melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan bara batu bara benar-benar padam. Akses jalan juga belum dapat dibuka hingga kondisi dinyatakan aman bagi pengguna jalan.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network