Gedung baru Puskesmas Salupangkang, Mamuju Tengah, retak dan dikosongkan karena dinilai membahayakan pasien serta tenaga kesehatan. (Foto: iNews Mamuju).

MAMUJU TENGAH, iNews.id - Gedung baru UPTD Puskesmas Salupangkang, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, terpaksa dikosongkan setelah ditemukan keretakan di sejumlah bagian bangunan. Komisi III DPRD Mamuju Tengah menilai kondisi gedung berisiko terhadap keselamatan pasien dan tenaga kesehatan.

Penemuan tersebut diketahui setelah anggota Komisi III DPRD meninjau langsung pada Rabu (9/9/2026). Kondisi bangunan membuat pelayanan kesehatan dan aktivitas tenaga medis dipindahkan kembali ke gedung puskesmas lama.

Ketua Komisi III DPRD Mamuju Tengah Herman MT mengatakan, kondisi gedung baru tersebut memprihatinkan. Bahkan, tenaga kesehatan disebut sudah tidak berani beraktivitas di dalam gedung dan pasien memilih tidak menjalani rawat inap.

"Melihat kondisi bangunan, sangat memprihatinkan sekali. Semua petugas kesehatan di Salopangkang sudah tidak berani berkantor di bangunan baru dan pasien sudah tidak berani rawat inap," ujar Herman dikutip dari iNews Mamuju, Rabu (9/9/2026).

DPRD kemudian meminta agar kegiatan di gedung tersebut dihentikan sementara demi menghindari risiko terhadap petugas maupun pasien. Pelayanan kesehatan tetap dilakukan dengan memanfaatkan bangunan lama.

"Sesuai pengamatan kami, bangunan tersebut sudah tidak layak lagi ditempati. Jika dipaksakan, sangat membahayakan petugas kesehatan maupun pasien. Untuk sementara, nakes berkantor di bangunan lama," ucapnya.


Editor : Kurnia Illahi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network