Menurutnya, NTT hingga kini belum bebas wabah ASF dan berstatus endemik. Bila ada kasus, sifatnya sporadis di kabupaten, kecamatan, desa dan kandang tertentu saja.
“Bisa terlihat dari jumlah yang mati baru puluhan ekor di kedua kabupaten itu," katanya.
Namun, dia mengingatkan, jumlah babi mati mungkin saja bertambah jika lalu lintas babi dan produknya antardesa, kecamatan bahkan kabupaten, tidak terjaga dengan baik.
Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait