CILEGON, iNews.id - Delapan unit baterai di stasiun pemantauan Gunung Anak Krakatau, perairan Selat Sunda, hilang dicuri. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah alat pemantau aktivitas gunung api tidak dapat berfungsi karena kehilangan sumber daya listrik.
Aksi pencurian terungkap saat petugas Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau melakukan pemeriksaan berkala di tubuh gunung pascaerupsi.
Dalam rekaman video amatir petugas, terlihat sejumlah perangkat pemantau rusak akibat paparan material vulkanik. Selain itu, kotak penyimpanan baterai ditemukan dalam kondisi jebol.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait