Wawali Bandarlampung Ribut dengan Lurah karena Dilarang Sosialisasi Pilkada

Andres Afandi ยท Selasa, 04 Agustus 2020 - 19:30 WIB
Wawali Bandarlampung Ribut dengan Lurah karena Dilarang Sosialisasi Pilkada
Wawali Bandarlampung M Yusuf Kohar kecewa dengan sikap sejumlah lurah yang melarangnya melakukan sosialisasi pilkada. (Foto: iNews/Andres Afandi)

BANDARLAMPUNG, iNews.id – Wakil Wali Kota (Wawali) Bandarlampung Muhammad Yusuf Kohar terlibat keributan dengan sejumlah lurah lantaran dilarang melakukan sosialisasi pilkada ke masyarakat. Keributan itu terekam video amatir warga hingga viral di media sosial.

Dalam video berdurasi sekitar 3,5 menit itu, tampak Wawali Yusuf Kohar tampak kesal lantaran niatnya menyosialisasikan pencalonan dirinya ke warga dihalang-halangi oknum lurah.

Peristiwa itu diketahui terjadi di Kelurahan Tanjung Baru, Kecamatan Kedamaian, Bandarlampung

Wawali Bandarlampung, Yusuf Kohar mengaku sangat menyayangkan sikap sejumlah oknum lurah yang dinilai tidak netral dalam menghadapai kontestasi pilkada.

“Ya, kecewa. Mereka ini terkesan berpihak kepada salah satu bakal calon wali kota,” katanya, Senin (4/8/2020). 

Menurut Yusuf Kohar, peristiwa itu tidak hanya terjadi pada dirinya dan tim pemenangnnya namun juga dialami bakal calon wali kota lainnya yang dilarang dan dihalangi sejumlah oknum lurah saat hendak melakukan sosialisasi ke warga.

“Saya mengimbau para ASN di lingkungan pemkot Bandarlampung tak terkecuali lurah dan camat untuk menjaga netralitas menjelang pilwalkot,” katanya.

selain melakukan sosialisasi, Wawali Yusuf Kohar juga membagikan sembako ke warga.

Komisioner Bawaslu Kota Bandarlampung, Asep Setiawan mengatakan, pembagian sembako itu masih sah dilakukan tiap bakal pasangan calon kepala daerah karena belum ada penetapan kandidat. 


Editor : Kastolani Marzuki