Wabup Buton Utara Tersangka Pencabulan Anak, Polisi: Penahanan Tunggu Izin Mendagri

Andi Ebha ยท Selasa, 24 Desember 2019 - 17:45 WIB
Wabup Buton Utara Tersangka Pencabulan Anak, Polisi: Penahanan Tunggu Izin Mendagri
Kasus kekerasan anak terjadi di Buton Utara. Ironisnya, kasus itu diduga dilakukan pejabat daerah. (Foto: iNews/Andi Ebha)

MUNA, iNews.id - Polres Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) belum bisa menahan Wakil Bupati (Wabup) Buton Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) Rahmadio setelah ditetapkan tersangka kasus dugaan pencabulan anak.

Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugraha mengatakan, penyidik masih menunggu surat izin dari Kemendagri untuk menahan tersangka karena yang bersangkutan merupakan pejabat daerah.
“Kita masih tunggu izin Kemendagri keluar,” katanya, Selasa (24/12/2019).

Dia mengatakan, penetapan tersangka terhadap Wakil Bupati Buton Utara itu dilakukan setelah polisi melakukan gelar perkara 17 Desember 2019. Polisi sebelumnya sudah menetapkan tersangka dalam kasus itu yakni, muncikari berinisial T alias L.

Dari pengakuan muncikari itu akhirnya terungkap keterlibatan Wabup Buton Utara yang diketahui sebagai pengguna jasa layanan seksual anak di bawah umur.

“Tersangka ini sudah dua kali mencabuli anak yang masih berusia 14 tahun pada Juni 2019,” kata AKBP Debby.

Diketahui, kasus pencabulan terhadap anak ini terungkap setelah orang tua korban melaporkan ke polisi. “Awalnya, korban mengadu ke orang tua hingga akhirnya melaporkan kasus ini ke Polsek Bonegunu pada 26 September 2019 lalu,” kata kapolres.

Dia mengungkapkan, awalnya kasus itu dilaporkan ke Polsek Bonegunu, Kabupaten Buton Utara yang masih wilayah hukum Polres Muna.

Karena kasusnya melibatkan anak di bawah umur, kata dia, kasus tersebut lalu ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Muna.


Editor : Kastolani Marzuki