Viral Peringkat 1 Calon Taruni Akpol di Kepri Tereliminasi karena Positif Covid-19

Antara ยท Minggu, 09 Agustus 2020 - 00:21:00 WIB
Viral Peringkat 1 Calon Taruni Akpol di Kepri Tereliminasi karena Positif Covid-19
Ilustrasi calon taruna/taruni Akpol. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Jagat maya viral dengan unggahan calon taruna putri (taruni) Akademi Kepolisian (Akpol) 2020 di Kepulauan Riau yang gugur seleksi. Dalam cuitannya di media sosial, dia mengaku sebagai calon taruni Akpol peringkat satu yang tereliminasi lantaran dinyatakan positif Covid-19.

Kisahnya viral setelah dia mengklaim telah menjalani tes usap (swab) secara mandiri dan hasilnya negatif Covid-19. 

Merespons hal tersebut, Polda Kepri membenarkan adanya calon taruna/taruni yang tidak dapat melanjutkan pendidikan karena positif Covid-19. Mereka gagal diberangkatkan mengikuti tes Akpol di tingkat pusat karena terkonfirmasi positif Covid-19.

"Yang tidak diberangkatkan itu ada dua (orang) karena terkonfirmasi positif Covid-19," ujar Kabid Humas Polda Kepri saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (7/8/2020).

Harry menjelaskan, kronologi gagalnya para kandidat tersebut berawal saat mereka mengikuti tes penerimaan Akpol tingkat daerah. Mereka dinyatakan lulus dan terpilih untuk mengikuti tes di tingkat pusat.

Sebelum diberangkatkan, keduanya mengikuti tes usap di lembaga yang ditunjuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Lembaga tersebut merupakan lembaga resmi dengan laboratorium yang telah terstandarisasi dan digunakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"Tiga hari sebelum mereka diberangkatkan, begitu dinyatakan lulus terpilih dari sidang lulusan akhir, ya langsung dites 'swab' hari itu juga. Dua hari kemudian hasilnya baru keluar dari lembaga yang melakukan tes," katanya.

Karena hasil tes swab terkonfirmasi positif Covid-19, keduanya gagal diberangkatkan mengikuti tes penerimaan Akpol di tingkat pusat.

Harry juga membenarkan calon taruni yang gagal tersebut merupakan peringkat satu. Namun kasus calon taruna/taruni peringkat satu yang gagal berangkat mengikuti tes Akpol di tingkat pusat tidak hanya terjadi di Polda Kepri saja.

"Silakan dicek ke Polda-Polda lain seperti Aceh, Kalimantan Timur. Di Kalimantan Timur itu ranking satu terpaksa tidak diberangkatkan karena terkonfirmasi positif Covid-19. Bisa cek di Gorontalo, Polda Metro Jaya, Aceh, Sumatera Utara, terjadi juga hal seperti ini," kata Harry.

Dalam kesempatan itu, dia mengimbau kepada para calon taruna/taruni yang gagal untuk berjiwa besar dan kembali mengikuti tes penerimaan Akpol pada tahun depan. Dia juga menegaskan tidak ada niatan dari Polda Kepri untuk menggagalkan para calon taruna/taruni tersebut secara sepihak.

"Terus terang, tidak ada niatan Polda Kepri untuk menggagalkan calon yang sudah lulus terpilih. Kami sudah transparan setiap item tes. Kami umumkan di media setiap item tes, diawasi juga oleh LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat). Masa di ujung-ujung kami  mau gagalkan secara sepihak, tidak lah," ucapnya.

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel: