Terganjal PKPU, Mantan Napi Korupsi Tak Penuhi Syarat Maju ke Pilgub Bengkulu

Endro Dwirawan ยท Rabu, 23 September 2020 - 17:48:00 WIB
Terganjal PKPU, Mantan Napi Korupsi Tak Penuhi Syarat Maju ke Pilgub Bengkulu
KPU Provinsi Bengkulu menggelar rapat pleno penetapan paslon gubernur Bengkulu tahun 2020, Rabu (23/9/2020). (Foto: iNews/Endro dwirawan)

BENGKULU, iNews.id - Satu bakal pasangan calon (paslon) gubernur-wakil gubernur Bengkulu, Agusrin M Najamudin dan Imron Rosyadi, dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) untuk ditetapkan maju ke Pilkada Serentak 2020. Pasalnya, Agusrin M Najamudin, terganjal dengan peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Sementara dua bakal pasangan calon lainnya, yakni Pasangan Helmi hasan- Muslihan d-s dan pasangan Rohidin Mersyah dan Rosjonsyah, dinyatakan memenuhi syarat. Keduanya telah ditetapkan resmi maju ke pilgub dalam rapat pleno penetapan paslon gubernur Bengkulu tahun 2020 yang digelar oleh KPU Bengkulu, Rabu (23/9/2020).

Agusrin M Najamudin yang berpasangan dengan Imron Rosyadi, sebelumnya pernah menjabat sebagai gubernur Bengkulu. Namun pada tahun 2012, dia tersandung kasus korupsi dan divonis empat tahun kurungan penjara.

Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra mengatakan, yang bersangkutan dinyatakan TMS berdasarkan ketentuan pasal 4 ayat 2 D Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2020 yang menyatakan balon gubernur yang mendaftar harus memenuhi jangka waktu lima tahun setelah selesai menjalani masa pidananya, sampai dengan mendaftar ke KPU.

"Berdasarkan penghitungan KPU Provinsi Bengkulu dan hasil klarifikasi ke lembaga terkait dan hasil pencermatan dokumen syarat perbaikan, Agusrin M najamudin, belum melewati jangka waktu lima tahun dari masa pidananya hingga yang bersangkutan mendaftar ke KPU," ujar Irwan Saputra.

Irwan mengatakan, hal tersebut menjadi landasan KPU memutuskan pasangan Agusrin-Imron tidak memenuhi syarat ditetapkan sebagai paslon peserta Pilgub Bengkulu.

Sementara itu, Tim Pemenangan Bapaslon Agusrin-Imron merasa keberatan dengan keputusan KPU Bengkulu tersebut. Tim akan mengajukan gugatan ke Bawaslu Provinsi Bengkulu melalui tim advokasi yang dibentuk.

"Kami akan melayangkan gugatan secepatnya ke Bawaslu. Gugatan kami sampaikan setelah tim advokasi mempelajari poin-poin yang menjadi dasar KPU Provinsi Bengkulu memutuskan Bapaslon Agusrin-Imron tidak memenuhi syarat." kata Juru Bicara Tim Pemenangan Bapaslon Agusrin-Imron, Suryawan Halusi.

Editor : Maria Christina

Follow Berita iNewsRegional di Google News

Bagikan Artikel: