Tambang Ilegal di Bolmong Longsor, 60 Penambang Tertimbun dan 1 Tewas

Cahya Sumirat ยท Rabu, 27 Februari 2019 - 07:42 WIB
Tambang Ilegal di Bolmong Longsor, 60 Penambang Tertimbun dan 1 Tewas
Proses evakuasi salah satu korban tambang ilegal di Lolayan, Bolmong, Sulut. (Foto: BNPB)

BOLMONG, iNews.id – Lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut), mengalami longsor, Selasa (26/2/2019) pukul 20.30 Wita. Diduga ada sekitar 60-an penambang terjebak dan masih tertimbun reruntuhan material di dalam lubang tambang tersebut.

Kepala Pusat Data dan Informasi Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, berdasarkan laporan sementara, saat ini jumlah korban yang sudah dievakuasi mencapai 14 orang, 13 luka berat dan ringan dan 1 meninggal dunia.


“Hingga pagi ini, diperkirakan masih ada sekitar 60 orang korban lagi yang terjebak dalam lubang tambang tersebut,” ujarnya, Rabu (27/2/2019).

Ke-13 korban luka ringan dan berat yang sudah dievakuasi tersebut terinformasi berasal dari warga Desa Tanoyan, Desa Mopusi, Desa Mopait dan Kelurahan Genggulang.


Saat ini, proses evakuasi masih tetap dilakukan. Beberapa tim yang terlibat di antaranya pos siaga SAR Kotamobagu, Kodim Bolmong, Polres Kotamobagu, BPBD Kotamobagu, Tim Rescue JRBM, PMI dan masyarakat setempat.


Editor : Donald Karouw