Tak Dapat Bantuan Makanan, Pasien Isoman Covid-19 Belanja ke Pasar untuk Bertahan Hidup
SIKKA, iNews.id - Sebanyak 10 warga Desa Namangkewa di Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) akibat terpapar Covid-19, terpaksa belanja ke pasar untuk memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari. Hal ini dilakukan karena tidak ada bantuan yang diberikan kepada mereka.
"Terpaksa kami pergi sendiri untuk belanja makan, karena tidak ada Satgas Covid-19 desa yang bantu kami," ujar Reynold Bliong, salah satu warga yang sedang isoman, Rabu (11/8/2021).
Menurutnya, aparat desa hanya datang sekali untuk mengambil dokumentasi dan tak pernah kembali. Sudah lima hari keluarga mereka menajalani isoman di rumah.
Dia mengatakan, keluarganya yang terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah delapan orang. Dua di antaranya adalah anak-anak.
"Tidak ada yang datang dari desa. Kalau keluarga tidak datang, kami tidak ada bantuan," tuturnya.
Bantuan yang datang hanya dari puskesmas setempat berupa obat-obatan dan vitamin, sekaligus memeriksa kesehatan.
Kepala desa setempat yang diminta konfirmasi terkait kondisi warganya enggan berkomentar.
Kasus Covid-19 di Sikka saat ini terus meningkat. Sikka masuk daerah yang menerapkan PPKM Level 4. Angka kematian akibat Covid-19 di Sikka mencapai 77 orang.
Editor: Reza Yunanto