Suami di Lampung Selatan Ajak 3 Rekan Bunuh Istri Posesif dengan Modus Begal

Heri Fulistiawan ยท Selasa, 11 Februari 2020 - 12:27 WIB
Suami di Lampung Selatan Ajak 3 Rekan Bunuh Istri Posesif dengan Modus Begal
Handoko (dua dari kanan) suami yang menjadi otak pembunuhan berencana bersama tiga rekannya di Mapolres Lampung Selatan. (Foto: iNews/Heri Fulistiawan)

LAMPUNG, iNews.id – Kasus pembunuhan sadis terhadap ibu rumah tangga yang mayatnya ditemukan di areal perkebunan jagung Desa Umbul Kapuk, Sindang Sari, Lampung Selatan terungkap. Dia merupakan korban pembunuhan berencana suami bersama tiga rekannya dan bukan karena begal.

Hasil penyelidikan tim gabungan Satreskrim Polres Lampung Selatan dan Polda Lampung mengungkap, korban dibunuh sadis oleh suami dan rekan-rekannya. Setelah menghabisi nyawanya, para pelaku membawa barang berharga dan motor milik korban agar seakan terlihat seperti kasus pencurian dan kekerasan (curas) atau begal.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edi Purnomo mengatakan, ada empat pelaku yang telah diamankan. Tiga orang ditangkap pada Sabtu (8/2/2020). Sementara seorang lagi yang merupakan otak pembunuhan diamankan pada Minggu (9/2/2020).

“Pelaku yang kami amankan ada empat orang. Hasil pengembangan dan penyidikan, kami mendapati kejadian ini bukan murni pencurian dengan kekerasan. Namun juga pembunuhan yang sudah direncanakan,” ujar Purnomo saat ekspose di Mapolres Lampung Selatan, Senin (10/2/2020).

Dia mengungkapkan, aktor intelektual kejahatan tersebut yakni suami korban bernama Handoko. Dia merencanakan pembunuhan dengan dibantu ketiga rekannya berinisial NC, YP dan S.

“Motifnya masalah rumah tangga. Suami kesal karena selalu diatur oleh korban. Selain itu juga faktor ekonomi,” katanya.

Para pelaku memiliki peran yang berbeda-beda. Namun ekskutornya yakni Handoko. Awalnya di TKP, salah satu pelaku memukul korban dengan kayu. Kemudian Handoko yang juga ada di lokasi menusuk istrinya dengan senjata tajam sebanyak 5 kali lalu membawa semua barang korban.

Pengakuan Handoko, niat menghabisi nyawa istrinya timbul lantaran rasa kesal. Korban dia anggap telalu posesif dan punya banyak aturan. Dia juga menduga istrinya telah berselingkuh.

“Istri saya gak bisa lihat orang pergi sendiri. Terlalu overprotektif, sampai saya gak punya kebebasan,” kata Handoko, otak pembunuhan tersebut.

Keempat pelaku kini ditahan dalam sel tahanan Mapolres Lampung Selatan. Mereka dijerat Pasal 340, Pasal 338 dan Pasal 365 ayat 3 juncto Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Sebelumnya, korban Anis Suningsih (34) warga desa way galih, kecamatan tanjung bintang, lampung selatan ditemukan bersimbah darah di jalan Desa Sindang Sari, Tanjung Bintang pada 5 Februari 2020. Ibu tiga anak sempat dibawa ke rumah sakit namun dinyatakan meninggal dunia.

Dugaan awal, Anis menjadi korban begal karena seluruh barang berharga miliknya hilang. Pengakuan anaknya, sang ibu sedang dalam perjalanan menuju Sindang Sari untuk menjemput ayahnya di desa tersebut. Belakangan terungkap, jika Anis bukan korban begal namun dibunuh suami dan tiga rekannya.


Editor : Donald Karouw