Speedboat Terbalik, Tim SAR Gabungan Belum Temukan Plh Sekda Sarmi

Edy Siswanto ยท Selasa, 14 April 2020 - 17:43:00 WIB
Speedboat Terbalik, Tim SAR Gabungan Belum Temukan Plh Sekda Sarmi
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Jayapura Zainul Thahar menjelaskan proses pencarian Plt Sekda Sarmi Flavius Yaas yang belum membuahkan hasil hingga Selasa (14/4/2020). (Foto: iNews/Edy Siswanto)

JAYAPURA, iNews.id – Perahu motor cepat atau speedboat yang ditumpangi empat orang termasuk Plh Sekda Sarmi Flavius Yaas terbalik dan hanyut saat menuju Pulau Liki, Sabtu sore (11/4/2020). Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian belum menemukan Plt Sekda Sarmi hingga Selasa (14/4/2020).

Kecelakaan laut tersebut terjadi setelah speedboat rombongan Plh Sekda Sarmi dihantam ombak di perairan Liki, Kabupaten Sarmi. Perahu terbalik dan tenggelam bersama keempat penumpang, sekitar pukul 23.00 WIT.

Tim SAR gabungan yang mendapat laporan tentang kecelakaan speeboat langsung ke lokasi. Setelah melakukan pencarian hingga Minggu dini hari, tim SAR berhasil menemukan tiga korban dalam kondisi selamat, yakni, Alan Eslis (51); Gerald Kawaine (14), dan Antonio Yaas (15). Sementara Plh Sekda Kabupaten Sarmi tidak ditemukan.

Hingga kini, seluruh potensi SAR meliputi TNI AL, Pol Air, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan warga ikut melakukan pencarian. Ratusan personel SAR menyisir sepanjang perairan Sarmi dan wilayah Liki dengan mengerahkan puluhan kapal dan speedboat.

Dua helikopter swasta dan TNI AD yang turut dikerahkan untuk melakukan pencarian lewat udara. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Hingga Selasa sore, korban belum juga ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Jayapura Zainul Thahar mengatakan, upaya pencarian Pelaksana harian Sekda Sarmi akan terus dilakukan hingga tujuh hari setelah kecelakaan laut itu. Sementara pencarian hari ini dihentikan karena tidak membuahkan hasil.

“Kami akan terus melakukan pencarian Plh Sekda Sarmi hingga tujuh hari setelah speedboat tenggelam,” kata Zainul Thahar, Selasa (14/4/2020).

Zainul mengatakan, tim SAR menghadapi kendala dalam pencarian korban, terutama gelombang laut yang cukup tinggi berkisar 1 sampai 1,5 meter. Pencarian akan kembali dilakukan esok hari, mulai pukul 07.00 hingga pukul 17.00 WIT.

“Kami tentu akan mempertimbangkan banyak hal dalam pencarian mulai dari arah angin, kecepatan angin,” kata Zainul.

Sementara tiga korban lain yang selamat dalam kecelakaan speedboat itu hingga saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Sarmi.

Editor : Maria Christina