Sopir Truk di Tanjungpinang Perkosa Mantan Pacar, Korban Diancam dengan Obeng

Humala Nasution ยท Selasa, 07 April 2020 - 19:15:00 WIB
Sopir Truk di Tanjungpinang Perkosa Mantan Pacar, Korban Diancam dengan Obeng
Petugas Satreskrim menginterogasi tersangka pemerkosaan di Mapolres Tanjungpinang, Kepri, Selasa (7/4/2020). (Foto: iNews/Humala Nasution)

TANJUNGPINANG, iNews.id – Seorang sopir truk di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), ditangkap polisi karena diduga memperkosa janda muda yang juga mantan pacarnya. Saat melakukan aksi bejatnya, tersangka yang mabuk mengancam melukai korban dengan obeng jika melawan.

Petugas Satreskrim Polres Tanjungpinang menangkap tersangka berinisial BLS (32), setelah dilaporkan oleh korban berinisial DMS (30), pada Senin (6/4/2020). Saat ini, pelaku masih dalam pemeriksaan di Mapolres Tanjungpinang.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Parindra mengatakan, dari keterangan korban dan hasil pemeriksaan, pelaku BLS melakukan perbuatan bejatnya di rumah kos korban DMS, Jalan Cempedak, Tanjungpinang. Kejadian ini berawal saat tersangka mendatangi korban yang sedang sendirian di rumahnya pada Minggu malam (5/4/2020).

Tersangka yang sedang dalam keadaan mabuk minuman keras kemudian menarik korban dengan paksa. Dia lalu berusaha memperkosa korban sambil mengancam akan melukainya dengan obeng jika melawan. Korban sempat berusaha melawan.

“Korban sempat berteriak-teriak, namun akhirnya tidak mampu melawan karena diancam oleh pelaku,” kata AKP Rio Reza Parindra di Mapolres Tanjungpinang, Selasa (7/4/2020).

Setelah melakukan perbuatan bejatnya, pelaku BLS tertidur. Korban menggunakan kesempatan itu untuk melarikan diri dari rumah kosnya dan melaporkan pemerkosaan yang dia alami ke Mapolres Tanjungpinang, Senin (6/4/2020).

“Dari laporan korban yang mengaku diperkosa mantan pacarnya itu, kami kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku,” ujar Rio.

Kini, tersangka pemerkosaan BLS ditahan di Mapolres Tanjungpinang guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Atas perbuatannya, tersangka terancam dijerat dengan Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Editor : Maria Christina