Siswi SMP Dikeroyok di Pontianak, Perut Diinjak dan Kepala Dibenturkan

Barlian Pasore ยท Rabu, 10 April 2019 - 12:44 WIB
Siswi SMP Dikeroyok di Pontianak, Perut Diinjak dan Kepala Dibenturkan
Boby, ayah korban pengeroyokan AD, saat ditemui di RS ProMedika Pontianak, Kalbar, Rabu (10/4/2019). (Foto: iNews/Barlian Pasore)

PONTIANAK, iNews.id – Aksi pengeroyokan yang dialami seorang siswi kelas 2 SMP berinisial AD di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, (Kalbar), terbilang sadis. Tiga pelaku siswi SMA menginjak perut hingga mengenai alat kelaminnya, juga membenturkan kepalanya ke aspal.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka-luka hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit ProMedika Pontianak, Jalan Teuku Umar. Meski kondisi lukanya sudah membaik, AD masih mengalami ketakutan, bahkan trauma dengan pengeroyokan yang dialaminya.

“Ada memar di kepala anak saya. Kondisi anak saya sudah agak lumayan sih dibandingkan kemarin, cuma masih mengalami trauma psikis,” kata ayah korban, Bobby, Rabu (10/4/2019).


Hingga kini, Polresta Pontianak masih menyelidiki kasus penganiayaan terhadap siswa berusia 14 tahun itu. Kasus ini juga mendapat kecaman dari masyarakat luas. Bahkan, tagar dengan nama korban AD, menjadi trending topic dunia.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Komisaris Polisi (Kompol) Muhamad Husni Ramli mengatakan, dari hasil pemeriksaan, penganiayaan korban AD pada Jumat, 29 Maret 2019 lalu dilakukan oleh tiga orang. Kejadian bermula pada Jumat, 29 Maret lalu, saat korban dan sepupunya PP naik sepeda motor. Di jalan, mereka diikuti dua pengendara sepeda motor yang tidak dikenal korban.

Saat di Jalan Sulawesi, keduanya dicegat. Tiba-tiba, dari belakang, salah satu pelaku berinisial TR menyiramkan air dan menarik rambut AD hingga terjatuh ke aspal. Sementara pelaku EC menginjak perut AD dan membenturkan kepalanya ke aspal.

Setelah kejadian itu, korban sempat berusaha melarikan diri bersama sepupunya PP. Namun, para pelaku mengejar dan mencegat keduanya di Taman Akcaya, yang tidak jauh dari Jalan Sulawesi.

TR kemudian memiting AD sedangkan LL menendang bagian perut korban hingga mengenai alat kelaminnya. Beruntung, warga sekitar melihat kejadian itu sehingga para pelaku melarikan diri.

“Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan pelaku pengeroyokan korban AD sebanyak 12 orang. Namun, dari hasil pemeriksaan, terduga pelakunya tiga orang,” ujar Husni di Mapolresta Pontianak.


Editor : Maria Christina