get app
inews
Aa Text
Read Next : Kemendikdasmen Buka Fakta Siswa SD Gantung Diri di Ngada NTT Penerima PIP

Siswa SD Gantung Diri di Ngada, DPR Minta Usut Dugaan Pungutan Rp1,2 Juta di Sekolah

Kamis, 05 Februari 2026 - 16:18:00 WIB
Siswa SD Gantung Diri di Ngada, DPR Minta Usut Dugaan Pungutan Rp1,2 Juta di Sekolah
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah menyelidiki dugaan pungutan Rp1,2 juta di SD Ngada tempat siswa gantung diri. (Foto: iNews TV)

PIP atau Program Indonesia Pintar merupakan bantuan pendidikan dari pemerintah bagi siswa dari keluarga miskin dan rentan agar tetap dapat bersekolah.

Maria mengaku telah menjelaskan kepada anaknya bahwa bantuan PIP belum diterima. Ia juga menyampaikan bahwa kebutuhan sekolah tahap pertama telah dibayarkan.

"Saya bilang PIP belum terima. Uang dari mana? saya minta keterangan dari desa dulu. Untuk tahap pertama uang sekolah sudah lunas, nanti berikutnya kalau PIP sudah cair," katanya.

Dalam keseharian, selain bersekolah, YBR kerap membantu neneknya menjual sayur, ubi, dan kayu bakar. Untuk kebutuhan makan, mereka mengandalkan hasil kebun seadanya, dengan pisang dan ubi sebagai menu utama.

Keterangan warga menyebutkan, keluarga YBR hidup dalam tekanan ekonomi berkepanjangan sejak ditinggalkan kepala keluarga. Kondisi tersebut membuat pengasuhan anak terpisah, pendampingan emosional minim, serta akses pendidikan menjadi terbatas.

Ironisnya, keluarga YBR juga tercatat luput dari berbagai bantuan pemerintah, mulai dari bantuan rumah layak huni, bantuan pendidikan, hingga bantuan sosial lainnya. Kasus dugaan pungutan Rp1,2 juta di SD Ngada ini pun kini menjadi perhatian serius DPR dan pemerintah.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut