Sempat Tercemar Karhutla, Kualitas Udara di Riau Terpantau Mulai Membaik

Antara ยท Senin, 29 Juli 2019 - 07:55 WIB
Sempat Tercemar Karhutla, Kualitas Udara di Riau Terpantau Mulai Membaik
Kondisi kabut asap tipis akibat karhutla di sejumlah titik menyelimuti kota. (Foto: Dok iNews).

PEKANBARU, iNews.id - Kualitas udara di Riau kembali membaik setelah dua hari sebelumnya dilaporkan tercemar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Satgas terus mengupayakan pemadaman api dengan cara water bombing.

Plh Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo mengatakan, pantauan kondisi udara di beberapa tempat sudah mulai membaik.

"Nilai Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Pekanbaru pada Minggu, pukul 18.00 WIB menunjukkan angka 47.29 (baik)," kata dia dalam siaran pers yang diterima wartawan di Kota Pekanbaru, Riau, Senin (29/7/2019).

Menurut dia, pantauan dari satelit sore ini juga menunjukkan tidak ada hotspot di Riau. Kemudian, satgas udara mengerahkan 17 helikopter untuk water bombing dan 2 pesawat untuk Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

Total personel yang akan diturunkan untuk operasi Siaga Darurat Karhutla di Riau adalah 1.512 petugas gabungan, terdiri dari TNI, Polri, BPBD dan masyarakat/relawan.

"Hari ini dilakukan 2 sorti penerbangan TMC dengan menggunakan pesawat Casa 212-200 PK-PCT. Target pertama, penyemaian di daerah Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, dan Siak dengan menghabiskan bahan semai garam sebanyak 1.000 kg," ujar dia.

Target kedua, target penyemaian awan di daerah Kabupaten Siak, Pelalawan dan Kampar dengan menghabiskan garam sebanyak 1.000 kg.

Selain berupaya memadamkan api, dia juga meminta aparat di lapangan untuk mencari tahu penyebab kebakaran dan pelaku pembakaran dalam upaya penegakan hukum.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal