Seluruh Anggota Paspampres Selamat dalam Tabrakan Speedboat TNI AD dan Kapal Dishut

Sindonews, Riezky Maulana ยท Senin, 09 Maret 2020 - 18:11 WIB
Seluruh Anggota Paspampres Selamat dalam Tabrakan Speedboat TNI AD dan Kapal Dishut
Speedboat yang ditumpangi Paspamres dan tim pemantau lokasi yang akan dikunjungi Raja dan Ratu Belanda mengalami tabrakan di Sungai Sebangu Palangkaraya, Kalimantan Tengah, (Ist)

PALANGKARAYA, iNews.id – Pencarian korban tabrakan kapal speedboat milik TNI AD dan Long Boat L300 milik Dinas Kehutanan (Dishut) di Sungai Sabangau Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (9/3/2020). Sebagian korban ditemukan dalam kondisi selamat.

Kapal rombongan penumpang speedboat TNI AD diketahui bermuatan 18 penumpang. Mereka terdiri atas delapan orang anggota TNI, masing-masing dari Kodim 1011/klk berjumlah empat orang dan dari Bekang empat orang. Selain itu, satu warga sebagai pemandu, dua warga Amerika Serikat dan tujuh anggota Paspampres.

Komandan Paspampres (Danpaspampers) Mayjen TNI Maruli Simanjuntak memastikan, seluruh anggota Paspampres selamat dalam kecelakaan sungai tersebut. Namun, data-datanya belum diketahui.

“Yang perahu kita (rombongan Paspampres), dari 18 orang, yang Paspampres selamat semua. Yang lain belum,” kata Maruli, Senin (9/3/2020).

Sementara Dandim 1011/Kuala Kapuas Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono SIP yang ikut dalam rombongan Paspampres ditemukan meninggal dunia. Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono SIP yang juga Dansubsatgas Pam VVIP, memimpin rombongan kapal speedboat TNI AD itu.

Kapal speedboat TNI AD membawa tim yang akan melakukan survei rute kunjungan pengamanan VVIP Raja Wilem Alexander dan Ratu Maxima di wilayah Provinsi Kalteng.

Selain Dandim 1011/Kuala Kapuas, sejumlah penumpang kapal belum ditemukan. Sementara 17 penumpang termasuk anggota Paspampres berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Sementara rombongan kapal Longboat L300 milik Dishut membawa delapan penumpang. Dua di antaranya ditemukan selamat dan enam di antaranya belum ditemukan. Rombongan ini membawa anggota Manggala Agni, PNS Taman Nasional Sebangau, dan polhut.

Hingga saat ini, proses pencarian para penumpang kapal longboat dan speedboat masih terus dilakukan. Proses evakuasi korban selamat juga masih berlangsung di lokasi kejadian.


Editor : Maria Christina