Sejoli ABG Dipaksa Menikah di Lombok Tengah, Kadus: Sudah Dimediasi tapi Gagal

Ema Widiawati ยท Selasa, 15 September 2020 - 22:30 WIB
Sejoli ABG Dipaksa Menikah  di Lombok Tengah, Kadus: Sudah Dimediasi tapi Gagal
SU dan NH melangsungkan pernikahan di Lombok Tengah. Pernikahan kedua remaja itu viral di media sosial. (Foto: iNews/Ema Widiawati)

LOMBOK TENGAH, iNews.id – Pernikahan sejoli anak baru gede (ABG) SU (16) dan NH (12) menggegerkan warga Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sejoli yang belum tamat SMP itu dipaksa menikah oleh orang tua mempelai perempuan hanya karena pulang kesorean setelah keduanya pergi jalan-jalan.

Kepala Dusun Montong Praje Timur, Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Ehsan mengatakan, mediasi antara dua belah pihak telah dilakukan agar pernikahan tersebut tidak terjadi. Namun pihak keluarga perempuan tetap berkeras untuk menikahkan anaknya.

“Orang tuanya mau minta wali. Kami ke sana nyaranin sebaiknya jangan dulu. Kalau tetap dilaksanakan saya tidak mau tanggung jawab,” katanya.

Paman Su, Mahrun menuturkan, keduanya menikah setelah orang tua si pengantin perempuan meminta anaknya untuk dinikahkan dengan Suhaimi dengan alasan anak perempuannya dibawa keluar untuk jalan-jalan seharian dan pulang di waktu petang.

“Ya, pulang magrib. Tahu-tahu, anak ini disuruh ke rumah si perempuan. Katanya harus kawin,” katanya.
  

Sebelumnya, SU (16) dan NH (12) kini resmi menyandang status suami istri. Keduanya menikah lantaran dipaksa orang tua mempelai perempuan.

Pernikahan SU dan NH digelar sederhana di Dusun Montong Praje Timur, Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Detik-detik pernikahan sepasang anak baru gede (ABG) itu terekam video.

Sontak video yang berdurasi 21 menit 46 detik ini viral di media sosial karena dilakukan anak-anak di bawah umur.

Ditemui di rumah orang tuanya, SU mengaku tidak menyangka bakal dipaksa menikah dengan NH, gadis yang baru dikenalnya kurang dari seminggu.

“Saya baru kenal dengan dia (NH) sekitar empat hari. Setelah itu, kita jalan-jalan,” ucapnya, Selasa (15/9/2020).


Editor : Kastolani Marzuki