Satu Desa Terdampak Banjir dan Longsor di Lebak Terisolasi, Bupati: Harus Direlokasi

Okezone, Rasyid Ridho ยท Minggu, 19 Januari 2020 - 10:55 WIB
Satu Desa Terdampak Banjir dan Longsor di Lebak Terisolasi, Bupati: Harus Direlokasi
Bupati Lebak saat melakukan peninjauan distribusi bantuan kepada korban banjir dan longsor. (Foto: Okezone).

LEBAK, iNews.id - Bantuan untuk korban banjir dan longsor di Kabupaten Lebak, Banten, belum disalurkan secara maksimal ke warga yang terdampak bencana tersebut. Masih ada satu desa yang terisolasi karena akses menuju ke lokasi tersebut sulit dilalui kendaraan.

Desa yang sulit diakses tersebut berada di Kampung Gunung Julang, Desa Lebak Situ, Kecamatan Lebak Gedong. Bantuan tak optimal didistribusikan kepada warga di sana karena jalan dan jembatan terputus.

"Relawan harus berjalan kaki sejauh 3 kilometer untuk mendistribusikan logistik. Bahkan, Polri dan TNI terus mendistribusikan bantuan melalui jalur udara menggunakan helikopter," kata Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, kepada wartawan di Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (19/1/2020).

BACA JUGA: Akses Jalan Putus, Bantuan untuk Warga Kampung Muhara Lebak Dikirim Pakai Tali Seling

Namun menurut dia, distribusi logistik hingga kini tidak ada masalah. Karena bantuan tersebut sudah ada di Muara dan Lebak Sangka, sehingga warga yang punya kebutuhan mendesak bisa langsung mengambilnya.

Hanya saja dia menyarankan agar warga mau direlokasi ke tempat yang lebih aman. Dengan begitu, bantuan logistik kepada warga terdampak bencana banjir dan longsor tak pusing lagi mengambil logistik di posko.

"Yang terisolir masih ada di gunung julang karen memang tidak bisa dilalui. Mungkin ini harus dilakukan relokasi," ujar dia.

BACA JUGA: Belum Dievakuasi, Puluhan Kendaraan yang Terseret Banjir di Lebak Jadi Tontonan Warga

Sampai saat ini, masih ada sekitar 2.105 jiwa yang masih bertahan di posko-posko pengungsian yang tersebar di beberapa titik di enam kecamatan seperti di Aula Diklatpurz Gedung PGRI, Kecamatan Sajira, Gedung Serba Guna, Kecamatan Lebak Gedong.

"Sampai sekarang masyarakat masih ada di pengungsian dari 5.000 sekarang hanya ada 2.105 di beberapa titik, yang terbanyak di diklatpur, dan di beberapa titik lain posko-posko yang memang masih ada pengungsi," kata Iti.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal