Belum Dievakuasi, Puluhan Kendaraan yang Terseret Banjir di Lebak Jadi Tontonan Warga

Iskandar Nasution, Antara ยท Rabu, 08 Januari 2020 - 18:35 WIB
Belum Dievakuasi, Puluhan Kendaraan yang Terseret Banjir di Lebak Jadi Tontonan Warga
Sejumlah kendaraan warga yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Lebak, Banten, belum dievakuasi. (Foto: Antara)

LEBAK, iNews.idBanjir bandang yang menerjang Kabupaten Lebak, Banten, turut mengakibatkan banyak kendaraan roda dua maupun empat terseret. Hingga Rabu (8/1/2020), puluhan kendaraan tersebut belum dievakuasi oleh pemilik kendaraan maupun petugas.

Kendaraan-kendaraan tersebut menjadi tontonan warga. Sebagian besar kendaraan yang terseret banjir di sekitar kawasan Sungai Ciberang. Saat banjir sejumlah kendaraan hanyut hingga tujuh kilometer.

“Kami belum memikirkan untuk mengevakuasi kendaraan yang terseret banjir bandang,” kata warga Kecamatan Sajira, Nana.

 

BACA JUGA:

Banjir Bandang di Lebak, 19 Bangunan Sekolah Rusak Berat

Ratusan Korban Banjir Bandang di Lebak Ditemukan di Hutan, Kondisinya Memprihatinkan

 

Nana mengatakan, musibah itu membuat rumahnya hanyut dan rusak berat. Keluarganya untuk sementara menumpang di rumah kerabat yang lebih aman dari ancaman banjir.

“Saat ini kami fokus bagaimana bisa kembali membangun rumah dan belum memikirkan untuk mengevakuasi kendaraan,” katanya.

Sementara Sobri, warga Kecamatan Sajira lainnya juga belum berpikir untuk mengevakuasi mobilnya yang terseret banjir bandang. Saat ini, dia masih tinggal di Posko Pengungsian Gedung PGRI Kecamatan Sajira bersama keluarga.

“Saya berencana mengurusi kendaraan yang terdampak di tepi Sungai Ciberang setelah urusan tempat tinggal keluarga saya beres,” ujarnya.

Banjir bandang merusak rumah dan menghanyutkan kendaraan warga di Kabupaten Lebak, Banten. (Foto: Antara)
Banjir bandang merusak rumah dan menghanyutkan kendaraan warga di Kabupaten Lebak, Banten. (Foto: Antara)

 

Camat Sajira H Rahmat membenarka, sampai sekarang sebagian besar kendaraan yang terseret banjir belum diambil oleh pemiliknya. Kendaraan roda dua dan roda empat itu terlihat di Desa Sukarame, Desa Calungbungur, Desa Sukajadi, dan Desa Sajira Mekar.

“Di antara kendaraan yang terseret banjir, ada kendaraan jamaah peserta pengajian yang diparkir tidak jauh dari Sungai Ciberang,” katanya.


Editor : Maria Christina