Reaksi Wakil Bupati Lebak saat Disinggung Mantan Narapidana di Acara Halalbihalal
Menurutnya, persoalan ini bukan sekadar cara penyampaian, melainkan isi pernyataan yang dianggap merendahkan dan tidak relevan dengan konteks pembahasan.
“Ini bukan soal intonasi. Ini soal isi pembicaraan yang merendahkan. Disampaikan di depan umum dan tidak ada kaitannya dengan pekerjaan,” ucapnya.
Dia juga menyebut, kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya, baik dalam forum resmi maupun rapat internal pemerintahan. “Ini sudah yang kedua kali. Bahkan dalam rapat-rapat dinas juga sering ada bahasa yang menurut saya tidak layak,” katanya.
Dia menegaskan, tetap menjalankan tugasnya sebagai wakil kepala daerah dan tidak ingin persoalan tersebut mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
“Saya tetap bekerja. Kasihan masyarakat, masih banyak persoalan yang harus diselesaikan,” ucapnya.
Terkait langkah selanjutnya, dia menyatakan akan melihat perkembangan situasi ke depan. “Nanti kita lihat situasi. Ini kan baru setahun menjabat,” ucapnya.
Selain itu, dia juga menekankan pentingnya menjaga etika dan tata krama dalam komunikasi, terutama dalam forum resmi yang melibatkan pejabat publik, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun merusak suasana kerja.
Editor: Kurnia Illahi