Ratusan Warga Korban Banjir Bandang Lebak yang Terjebak di Hutan Cibanung Dievakuasi

Iskandar Nasution, Antara ยท Kamis, 09 Januari 2020 - 12:17 WIB
Ratusan Warga Korban Banjir Bandang Lebak yang Terjebak di Hutan Cibanung Dievakuasi
Kondisi permukiman warga dan infrastruktur di Kecamatan Lebak Gedong porak poranda setelah diterjang banjir bandang dan longsor, Kamis (9/1/2020). (Foto: iNews/Iskandar Nasution)

LEBAK, iNews.id – Ratusan warga korban banjir bandang dan longsor di Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Banten, yang terjebak di kawasan hutan Cibanung, telah dievakuasi. Warga terjebak di hutan saat menyelamatkan diri pascabencana yang terjadi Rabu (1/1/2020) lalu.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lebak, Haryono mengatakan, semua warga yang terjebak dievakuasi ke Posko Pengungsian GOR Futsal Desa Banjar Irigasi dan Dodiklatpur, Ciuyah.

“Masyarakat yang terjebak di kawasan hutan tersebut sebanyak 150 orang. Kondisi mereka cukup lemas dan di antaranya sakit. Kami mengevakuasi warga Cigobang itu bersama Basarnas, TNI dan Polri,” kata Haryono di Lebak, Kamis (9/1/2020).

 

BACA JUGA: Ratusan Korban Banjir Bandang di Lebak Ditemukan di Hutan, Kondisinya Memprihatinkan 

 

Kondisi masyarakat memprihatinkan karena selama terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor, persediaan kebutuhan logistik relatif terbatas. Selama itu pula, curah hujan cenderung meningkat.

Warga yang terjebak di kawasan hutan Cibanung itu terdiri atas anak-anak hingga usia lanjut. Saat banjir dan longsor menerjang permukiman, warga berlari ke kawasan hutan Cibanung menyelamatkan diri.

PMI Kabupaten Lebak melibatkan sebanyak 22 orang melakukan evakuasi di sejumlah permukiman yang terisolasi akibat banjir bandang dan tanah longsor. Kecamatan Lebak Gedong merasakan dampak terparah dari bencana itu karena merupakan kawasan hulu Sungai Ciberang. Bahkan, 10 orang warga meninggal dunia.

“Kami saat ini masih menerjunkan anggota PMI di Kecamatan Lebak Gedong untuk menyalurkan bantuan logistik ke pengungsian yang masih bertahan,” ujarnya.

 

BACA JUGA: Jokowi Targetkan Pembangunan 30 Jembatan Putus di Lebak Rampung 4 Bulan

 

Sementara warga Cigobang Desa Banjarsari Kecamatan Lebak Gedong, Saprudin, mengaku merasa lega setelah dievakuasi ke Posko Pengungsian GOR Futsal Desa Banjar Irigasi. Di lokasi ini, kebutuhan makan sehari-hari mereka terpenuhi. Mereka tidak merasa kedinginan dan mendapatkan pelayanan kesehatan.

Sebelum dievakuasi, dirinya bersama anggota keluarga selama beberapa hari menyelamatkan ke kawasan hutan Cibanung. Di sana, mereka kekurangan persediaan logistik dan kedinginan karena mendirikan tenda seadanya.

“Kami dan keluarga sekarang belum memikirkan untuk kembali ke permukiman karena dipastikan rumah rusak,” ujar Saprudin.


Editor : Maria Christina