Puluhan Ekor Sapi Ngamuk ke Permukiman di Cilegon, 6 Warga Luka-Luka

Iskandar Nasution ยท Senin, 27 Juli 2020 - 16:00 WIB
Puluhan Ekor Sapi Ngamuk ke Permukiman di Cilegon, 6 Warga Luka-Luka
Warga melumpuhkan seekor sapi yang mengamuk usai turun dari Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten. (Foto: iNews/Iskandar nasution)

CILEGON, iNews.id – Puluhan ekor ekor sapi yang baru turun dari kapal di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten terlepas dan mengamuk ke permukiman warga, Senin (27/7/2020). Akibat kejadian itu, enam warga luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit.

Selain itu, satu rumah warga rusak parah dibagian dapur akibat diseruduk hewan kurban tersebut.

Dalam video amatir, terlihat 20 ekor sapi lepas dari dermaga Pelabuhan Merak dan kabur ke segala arah. Sapi-sapi itu terlepas dari sebuah kendaraan truk.

Hewan ternak dari Lampung yang akan dibawa ke Jakarta untuk dikurbankan pada Idul Adha itu lepas lantaran kunci pengait bak truk hilang. Akibatnya, sapi-sapi itu kabur dari kendaraan ekspedisi. Dari 20 ekor sapi itu, dua ekor yang berhasil dijinakan setelah mengamuk dan merusak area dapur milik warga.

Kejadian itu membuat sebuah dapur rumah warga rusak setelah sapi masuk kedalam rumah tersebut. Sapi yang diduga stress selama perjalanan itu juga melukai enam orang warga. Para korban termasuk anak kecil pun harus dilarikan ke rumah sakit (RS) Krakatau Medika, Cilegon untuk menjalani perawatan.

Warga Merak, Haweli menuturkan, saat kejadian ada beberapa ekor sapi yang masuk ke permukiman. Sapi-sapi tersebut tampak liar dan berlarian. “Dapur rumah warga rusak berat dan melukai beberapa orang yang tengah melakukan latihan bela diri,” katanya.

Petugas tambat Pelabuhan Merak, Dedi mengatakan, pengunci pintu belakang truk pembawa sapi itu lepas hingga membuat sapi langsung berlarian ke segala arah termasuk ke wilayah dermaga eksekutif ke rumah-rumah warga.

“Ada satu ekor sapi yang tercebur ke laut dan akhirnya mati. Dua ekor sapi berhasil diselamatkan warga,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki