Proyek Huntap Duyu-Tondo di Sulteng Harus Cepat Selesai, Presiden: Ini Sudah Ditunggu Masyarakat

Ilma De Sabrini ยท Rabu, 30 Oktober 2019 - 07:30 WIB
Proyek Huntap Duyu-Tondo di Sulteng Harus Cepat Selesai, Presiden: Ini Sudah Ditunggu Masyarakat
Presiden Jokowi mengunjungi proyek pembangunan huntap di Sulteng. (Foto: Istimewa).

PALU, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta proyek pembangunan hunian tetap (huntap) di Sulawesi Tengah (Sulteng), khususnya Duyu - Tondo segera diselesaikan. Sebab warga terdampak gempa dan tsunami pada September 2018 lalu sudah menunggu lama prosesnya.

"Ini kan sudah ditunggu masyarakat. Jadi saya minta ini segera diselesaikan," kata Jokowi saat meninjau langsung huntap di dua lokasi tersebut, Selasa (29/10/2019).

Diamengakui, pembangunan huntap itu sempat mengalami hambatan dikarenakan masalah pembebasan lahan. Namun masalah tersebut dipastikan sudah ditangani pusat bekerja sama dengan pemerintah daerah (pemda).

Setelahlahan selesai, berikutnya yang sedang dikerjakan yakni proses lelang. Setelah proyek pembangunan hunian tetap Duyu selesai, proyek serupa di Kabupaten Sigi juga akan dilelangkan, sebelum kemudian masuk ke tahapan konstruksi.

"Memang ini bukan pekerjaan kecil, ada 11.000-an hunian rumah yang harus kita siapkan. Contoh di sini, ini baru yang sudah siap dikerjakan untuk 450 (rumah). Di Sigi 1.500 (rumah), tetapi yang dalam proses lelang 500 (rumah)," ujar dia.

Mengenaisoal target pembangunan huntap Duyu-Tondo, Presiden memastikan, pembangunannya dapat rampung pada akhir tahun ini. Sedangkan untuk seluruh huntap di Sulteng lainnya seperti Huntap Sigi, Hutap Petobo, Huntap Pombewe, dan Huntap Parigi Moutong, Kepala Negara meminta agar dapat dirampungkan sebelum Idul Fitri 2020.

"Saya sudah minta agar proyek huntap Sulteng ini bisa rampung pada tahun 2020. Sebelum Idul Fitri tahun depan," katanya.

Dalam kunjungan tersebut, sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju turut mendampingi Presiden Jokowi. Di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sosial Juliari Batubara.

Selainitu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, Gubernur Sulteng Longki Djanggola, dan Wali Kota Palu Hidayat.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal