Posting Video Porno di WhatsApp, Siswi SMP Kembali Diamankan Polisi di Palangkaraya

Sigit Dzakwan Pamungkas ยท Kamis, 25 Juni 2020 - 14:53 WIB
Posting Video Porno di WhatsApp, Siswi SMP Kembali Diamankan Polisi di Palangkaraya
Ilustrasi. (Foto: Sindonews)

PALANGKARAYA, iNews.id - Seorang siswi salah satu SMP di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) harus berurusan dengan polisi. Siswi SMP ini kedapatan menyebarkan video porno di status WhatsApp pada Rabu (24/6/2020).

“Sungguh miris...!!! Ini jangan ditiru ya gaesss...!!! oknum siswi SMP di Palangka Raya menyebarkan video pornografi melalui status whatsapp miliknya dan ia sering membuka situs porno melalui HP android miliknya,” tulis postingan akun FB @Humas Polda Kalteng pada Kamis (25/6/2020).

Postingan tersebut juga ditambah dengan video saat siswi tersebut meminta maaf kepada publik.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, awalnya polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada status WhatsApp memposting video porno. Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan siswi tersebut.

Siswi tersebut akhirnya meminta maaf di depan publik melalui video yang direkam di Mapolda Kalteng. Siswi tersebut juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya.

Hendra mengatakan, warga tidak boleh menyebarkan konten berupa video, foto, tulisan, stiker dan meme yang mengandung unsur pornografi di media sosial. Sebab, tindakan itu melanggar Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Kita tidak boleh menyebarkan konten berupa video, foto, tulisan, stiker dan meme yang mengandung unsur pornografi di media sosial,” ujarnya.

Hendra mengatakan, menyebarkan pornografi juga melanggar norma agama dan norma kesusilaan. Apalagi pelaku masih berstatus pelajar. “Seorang pelajar harus fokus belajar. Jangan berbuat sesuatu yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga karena kasihan orang tua kita,” ujarnya.

“Orang tua sudah capek-capek mencari nafkah untuk kita agar kita bisa makan dan sekolah. Jangan dibalas dengan perbuatan yang membuat orang tua kita malu dan menangis,” katanya.

Dia kembali mengingatkan kepada warga terutama para pelajar untuk bersama-sama melawan pornografi, stop kenakalan remaja dan stop pergaulan bebas.

"Ayo belajar yang rajin, raih cita-cita untuk membanggakan orang tua. Stop HPUS (hoaks, pornografi, ujaran kebencian, dan SARA," ujarnya.

Diketahui, ini bukan pertama kalinya di Palangkaraya. Rabu (24/6/2020), dua siswi SD dan satu siswi SMP juga ditemukan menyebarkan video pornografi melalui status WhatsApp. Polisi akhirnya mengamankan ketiga siswi itu yang selanjutnya membuat video pernyataan maaf kepada publik.


Editor : Maria Christina