get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Selidiki Penyebab Sejumlah Kendaraan Mogok Usai Isi BBM di SPBU Babat Lamongan

Polisi Ungkap Kasus Penjualan BBM Bersubsidi di Nunukan, Belasan Orang Diamankan

Kamis, 28 April 2022 - 15:02:00 WIB
Polisi Ungkap Kasus Penjualan BBM Bersubsidi di Nunukan, Belasan Orang Diamankan
Polisi mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan pengangkutan atau penjualan BBM bersubsidi di Sebuku Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. (Foto: Istimewa).

NUNUKAN, iNews.id - Polisi mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan pengangkutan atau penjualan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Sebuku Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (26/4/2022). Kasus tersebut terungkap atas dasar laporan masyarakat terdapat kelangkaan BBM bio solar dan pertalite di Nunukan.

Hasil penyelidikan Subdit 4 Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalimantan Utara di sekitar Anak Sungai Sebuku, Desa Pembeliangan, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara ditemukan dugaan penyalahgunaan atau penjualan BBM bersubsidi berupa bio solar dan pertalite.

Sesuai dokumen DO, penyaluran atau penjualan BBM bersubsidi berupa bio solar dan pertalite tersebut, seharusnya ke SPBU 65774004 PT. Saini Naik Pasulangi, Nunukan tetapi disalurkan atau dijual ke kapal SPOB Walesta Brother dan ditemukan telah berisi atau bermuatan BBM subsidi jenis pertalite sebanyak 128.000 liter dan bio solar sebanyak 28.000 liter.

“Saat ini, semua barang bukti masih diamankan dan selanjutnya koordinasi dengan Pertamina dan rencana pemeriksaan ahli dari Ditjen Migas,” ujar Dirkrimsus Polda Kalimantan Utara AKBP Hendy F Kurniawan dalam keterangannya dikutip, Kamis (28/4/2022).

Dalam kasus tersebut polisi mengamankan belasan orang, yakni :

1. Sultan (Limpo, 19 September 1991) warga Desa Lompo Riaja Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan sebagai nakhoda Kapal.

2. Jumhari (Tarakan, 18 Januari 1993) warga Jalan Aki Balak Rt 010/ 000 Desa Juata Kerikil, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan, Kaltara sebagai masinis kapal.

3. Suriadi HB, (30 Maret 1992) mahasiswa asal Pulau Kulambing, Rt 003/001 Desa Mattiro Uleng Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulsel sebagai Chip Kapal

4. Muhammad Akbar, (Salutubu, 15 Mei 1981), karyawan swasta asal Jalan P. Aji Iskandar Rt 006/000 Desa Juata Kerikil Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan, Kaltara sebagai juru mudi kapal.

5. Andika (Tarakan, 11 Nov 2000) mahasiswa asal Selumit Pantai Rt 026/ 005 Desa Selumit Pantai Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan, Kaltara sebagai holder kapal.

Editor: Kurnia Illahi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut